/home/u612842942/domains/perpustakaan.kemendagri.go.id/public_html/opac/lib/SearchEngine/DefaultEngine.php:610 "Search Engine Debug 🔎 🪲"
Engine Type ⚙️: "SLiMS\SearchEngine\DefaultEngine"
SQL ⚙️: array:2 [ "count" => "select count(distinct b.biblio_id) from biblio as b left join mst_publisher as mp on b.publisher_id=mp.publisher_id left join mst_place as mpl on b.publish_place_id=mpl.place_id where b.opac_hide=0 and (b.biblio_id in(select ba.biblio_id from biblio_author as ba left join mst_author as ma on ba.author_id=ma.author_id where ma.author_name like ?))" "query" => "select b.biblio_id, b.title, b.image, b.isbn_issn, b.publish_year, mp.publisher_name as `publisher`, mpl.place_name as `publish_place`, b.labels, b.input_date, b.edition, b.collation, b.series_title, b.call_number from biblio as b left join mst_publisher as mp on b.publisher_id=mp.publisher_id left join mst_place as mpl on b.publish_place_id=mpl.place_id where b.opac_hide=0 and (b.biblio_id in(select ba.biblio_id from biblio_author as ba left join mst_author as ma on ba.author_id=ma.author_id where ma.author_name like ?)) order by b.last_update desc limit 10 offset 0" ]
Bind Value ⚒️: array:1 [ 0 => "%Bambang Sugiharto%" ]
“Agama” adalah istilah yang kini terasa sangat problematis dan mengandung banyak ironi: teramat dihormati sekaligus dihujat dengan penuh dengki. Milenium ketiga yang disebut sebagai era baru “kebangkitan agama” ini, bagi sebagian orang juga disebut sebagai era “kebangkrutan agama”. Pernyataan-pernyataan dari kedua kubu yang bertentangan itu—kaum beriman dan kaum ateis—kendati be…
Humanisme? Apakah yang masih tersisa dari isu yang telah silam ini? Memang, bicara ihwal humanisme kini terdengar anakronistik, kedaluwarsa, ketinggalan jaman. Dalam kerangka berpikir postmodern hari ini, humanisme dianggap bagian dari megaproyek modernisasi yang kendati awalnya berambisi besar meniupkan gelombang humanisasi, dalam perkembangannya toh berakhir dengan proses de-humanisasi yang p…
Dalam pergaulan antar budaya saat ini cara kita memaknai pengalaman dan peristiwa tidak otomatis kembali ke belakang, ke sumber nilai-nilai yang telah melahirkan dan membesarkan kita. Disadari atau tidak, kita sudah selalu menggunakan bermacam sistem nilai lain dari luar juga sebagai rujukan. Dalam praksisnya, kebudayaan selalu berada dalam interaksi percampuran. Ia selalu bergerak melintasi ba…