Pada 2015, sebuah teror baru terjadi di jantung Kota Cahaya. Di bulan Januari, seorang staf majalah Charlie Hebdo dibantai di kantor mereka oleh para ekstremis Islam. Sepuluh bulan kemudian para teroris mengamuk, menembaki orang - orang yang sedang makan dengan senapan Kalashnikov dan meledakkan diri mereka di antara para korban di sebuah konser musik rock. Pertumpahan darah di jalan - jalan ko…