/home/u612842942/domains/perpustakaan.kemendagri.go.id/public_html/opac/lib/SearchEngine/DefaultEngine.php:610 "Search Engine Debug 🔎 🪲"
Engine Type ⚙️: "SLiMS\SearchEngine\DefaultEngine"
SQL ⚙️: array:2 [ "count" => "select count(distinct b.biblio_id) from biblio as b left join mst_publisher as mp on b.publisher_id=mp.publisher_id left join mst_place as mpl on b.publish_place_id=mpl.place_id where b.opac_hide=0" "query" => "select b.biblio_id, b.title, b.image, b.isbn_issn, b.publish_year, mp.publisher_name as `publisher`, mpl.place_name as `publish_place`, b.labels, b.input_date, b.edition, b.collation, b.series_title, b.call_number from biblio as b left join mst_publisher as mp on b.publisher_id=mp.publisher_id left join mst_place as mpl on b.publish_place_id=mpl.place_id where b.opac_hide=0 order by b.last_update desc limit 10 offset 1090" ]
Bind Value ⚒️: []
Berisikan kumpulan puisi pada tahun 1960 sampai 2014.
Selain seorang penyair yang baik, Abdul Wachid B.S. juga seorang penulis esai yang baik. Telaah-telaahnya tentang sastra, khususnya puisi, cukup mendalam dan memberikan ilmu kepada pembacanya. Saat ini ia membahas secara mendalam tentang karya-karya K.H. A. Mustofa Bisri (Gus Mus). Abdul Wachid B.S. dalam buku ini sebenarnya tak cuma membahas kepenyairan Gus Mus, lebih dari itu dia menelusuri s…
Buku Kisah Menulis: Storytelling Secara Kesastraan – Perspektif Literary Journalism karya Prof. Septiawan Santana Kurnia merupakan panduan komprehensif yang mengupas teknik penulisan naratif dengan pendekatan kesastraan dalam dunia jurnalistik. Melalui buku ini, pembaca diajak memahami bagaimana elemen-elemen sastra dapat diterapkan dalam penulisan berita dan feature untuk menciptakan narasi …
Karya Ishak Haji Muhammad, Anak Mat Lela Gila pertama kali diterbitkan pada tahun 1960 di Malaysia, mengisahkan seorang pemuda yang dianggap gila dan ganjil oleh penduduk desa – seperti membersihkan halaman masjid namun tidak pernah masuk ke dalamnya, membuat batu bata sementara di desa itu belum ada rumah batu bata, mengukir kayu dan membersihkan semak-semak hutan, yang tidak biasa dikerjaka…
Buku tentang pemikiran-pemikiran Moerdiono tersebut terdiri dari empat volume, volume pertama berisi gagasan pemikiran Moerdiono yang mengulas soal-soal ideologi, Volume ke dua berisi pandangan, analisa, dan gagasan Moerdiono dalam bidang politik. Volume ke tiga memuat ulasan dan analisa Moerdiono yang luas tentang masalah ekonomi, sosial, dan budaya. Volume ke empat memuat pekiran-pikiran Moe…
Buku tentang pemikiran-pemikiran Moerdiono tersebut terdiri dari empat volume, volume pertama berisi gagasan pemikiran Moerdiono yang mengulas soal-soal ideologi, Volume ke dua berisi pandangan, analisa, dan gagasan Moerdiono dalam bidang politik. Volume ke tiga memuat ulasan dan analisa Moerdiono yang luas tentang masalah ekonomi, sosial, dan budaya. Volume ke empat memuat pekiran-pikiran Moe…
Buku Interseksi Gender: Perspektif Multidimesional Terhadap Diri, Tubuh, dan Seksualitas dalam Kajian SastrarnrnPerspektif dalam kajian gendertidaklah bersifat tunggal. Ada dinamika yang terus bergerak secara teoritis dalam merespon perkembangan teori-teori feminisme yang mengalami kemajuan pesat sejak tahun 1970-an. Memandang bahwa perempuan secara universal memiliki nasib yang homogen, sepert…
Buku tentang pemikiran-pemikiran Moerdiono tersebut terdiri dari empat volume, volume pertama berisi gagasan pemikiran Moerdiono yang mengulas soal-soal ideologi, Volume ke dua berisi pandangan, analisa, dan gagasan Moerdiono dalam bidang politik. Volume ke tiga memuat ulasan dan analisa Moerdiono yang luas tentang masalah ekonomi, sosial, dan budaya. Volume ke empat memuat pekiran-pikiran Moe…
Buku tentang pemikiran-pemikiran Moerdiono tersebut terdiri dari empat volume, volume pertama berisi gagasan pemikiran Moerdiono yang mengulas soal-soal ideologi, Volume ke dua berisi pandangan, analisa, dan gagasan Moerdiono dalam bidang politik. Volume ke tiga memuat ulasan dan analisa Moerdiono yang luas tentang masalah ekonomi, sosial, dan budaya. Volume ke empat memuat pekiran-pikiran Moe…
Bung Hatta bagaikan lentera keluarga bagi tiga putrinya. Penuntun, pembimbing, pelindung, sekaligus pendidik karakter yang tumbuh hingga saat ini. Bung Hatta yang ditulis sebagaimana adanya. Ada cerita lucu, gembira, bahkan cerita sedih. “Beliau senang kalau saya berpakaian rapi dengan warna-warna yang menurut istilah sekarang, kinclong, sesuai pilihan Ibu. Namun, Ayah tidak pernah memuji …