/home/u612842942/domains/perpustakaan.kemendagri.go.id/public_html/opac/lib/SearchEngine/DefaultEngine.php:610 "Search Engine Debug 🔎 🪲"
Engine Type ⚙️: "SLiMS\SearchEngine\DefaultEngine"
SQL ⚙️: array:2 [ "count" => "select count(distinct b.biblio_id) from biblio as b left join mst_publisher as mp on b.publisher_id=mp.publisher_id left join mst_place as mpl on b.publish_place_id=mpl.place_id where b.opac_hide=0" "query" => "select b.biblio_id, b.title, b.image, b.isbn_issn, b.publish_year, mp.publisher_name as `publisher`, mpl.place_name as `publish_place`, b.labels, b.input_date, b.edition, b.collation, b.series_title, b.call_number from biblio as b left join mst_publisher as mp on b.publisher_id=mp.publisher_id left join mst_place as mpl on b.publish_place_id=mpl.place_id where b.opac_hide=0 order by b.last_update desc limit 10 offset 2100" ]
Bind Value ⚒️: []
Manusia sebagai insan bila dicermati, sifat dan perilakunya ada yang positif dan ada pula yang negatif. Gerak dinamis senantiasa melekat dalam kehidupannya. Baik sebagai pribadi, kelompok, bahkan bangsa, manusia memainkan peranan penting dalam membuat sejarah kebangkitan atau keruntuhan bangsanya. Keterpaduan unsur internal berupa: pandangan hidup, tekad, semangat, dan kehendak dengan unsur eks…
Rumah Leluhur Kami adalah etnografi tentang Masyarakat Bali Pegunungan (Bali Aga), kelompok etnik yang memiliki sejarah dan budaya khas sebagai penduduk asli Pulau Bali. Dalam gagasan populer tentang identitas Bali, masyarakat dataran tinggi ditampilkan sebagai imbangan konseptual untuk puri-puri yang didirikan di dataran rendah di wilayah selatan Pulau Bali oleh pendatang baru dari kerajaan Ja…
“Sebuah buku dengan bidang kajian yang fundamental, relevansi yang aktual, serta penjelasan teoritis yang substansial. Terbit tepat waktu saat ruang publik mengalami banyak retakan dan krisis moral." —YUDI LATIF Penulis Buku Negara Paripurna: Historisitas, Rasionalitas, dan Aktualitas Pancasila “Dengan membaca buku ini, para pembaca akan mendapatkan tambahan pemahaman tentang bagaiman…
Buku ini berisi tentang bela negara yang merupakan suatu bagian dari sikap untuk menanamkan nilai patriotisme dan nasionalisme. Didalamnya membahas bagaimana memaknai bela negara dengan perspektif manajemen strategi. Buku ini terdiri dari 5 bab pendahuluan, bela negara dalam sistem nilai, bela negara dalam realitas sosial, perkembangan ancaman dalam bela negra, dan aktualisasi bela negara.
mengajak pembaca untuk mempertimbangkan kembali konsep tradisional tentang nasionalisme yang sering kali kaku dan eksklusif. Penulis menyajikan argumen bahwa nasionalisme tidak harus selalu berakar pada patriotisme yang berlebihan atau chauvinisme. Sebaliknya, nasionalisme bisa berkembang menjadi konsep yang lebih cair dan terbuka terhadap keberagaman dan globalisasi. Melalui berbagai contoh…
Abad mendatang dianggap sebagai abad biologi karena yang dominan adalah bioteknologi. Industri yang mempersingkat ruang dan waktu akan bertambah maju, seperti telematik, mikroteknologi, dan kolonisasi angkasa. Industri budaya berkembang seperti industri sosial, industri ruang-waktu, dan industri jaminan. Ekonomi menjadi dualistik karena adanya ekonomi informal. Dunia semakin padat karena terdap…
Pidato kebudayaan Mochtar Lubis (1977) di Taman Ismail Marzuki (TIM) diterbitkan menjadi buku berjudul Manusia Indonesia. Karena gaya dan sikapnya yang lugas dalam mengupas terutama sifat-sifat negatif orang Indonesia, buku ini menimbulkan pendapat pro dan kontra, selain membangkitkan pemikiran kritis tentang manusia Indonesia.
Dalam berbagai wacana selalu terungkap bahwa telah menjadi kesepakatan bangsa adanya empat pilar penyangga kehidupan berbangsa dan bernegara bagi negara-bangsa Indonesia. Bahkan beberapa partai politik dan organisasi kemasyarakatan telah bersepakat dan bertekad untuk berpegang teguh serta mempertahankan empat pilar kehidupan bangsa tersebut. Empat pilar dimaksud dimanfaatkan sebagai landasan pe…
Belakang ini, aneka paham radikal berbasis agama bermunculan dan mengusik ketenangan kehidupan bersama. Sebenarnya mayoritas anak bangsa ini tetap memegang teguh Pancasila sebagai rumah bersama. Mereka yang mendalami ilmu agama di pesantren-pesantren menjadi pilar tetap tegaknya Pancasila di Bumi Pertiwi. “Kaum sarungan” ini tekun dan setia mendalami keislaman dan memegang teguh jiwa nasion…