/home/u612842942/domains/perpustakaan.kemendagri.go.id/public_html/opac/lib/SearchEngine/DefaultEngine.php:610 "Search Engine Debug 🔎 🪲"
Engine Type ⚙️: "SLiMS\SearchEngine\DefaultEngine"
SQL ⚙️: array:2 [ "count" => "select count(distinct b.biblio_id) from biblio as b left join mst_publisher as mp on b.publisher_id=mp.publisher_id left join mst_place as mpl on b.publish_place_id=mpl.place_id where b.opac_hide=0" "query" => "select b.biblio_id, b.title, b.image, b.isbn_issn, b.publish_year, mp.publisher_name as `publisher`, mpl.place_name as `publish_place`, b.labels, b.input_date, b.edition, b.collation, b.series_title, b.call_number from biblio as b left join mst_publisher as mp on b.publisher_id=mp.publisher_id left join mst_place as mpl on b.publish_place_id=mpl.place_id where b.opac_hide=0 order by b.last_update desc limit 10 offset 2480" ]
Bind Value ⚒️: []
Kehendak untuk berkuasa" dan "Kehendak untuk kebenaran" adalah ide awal buku ini. Isinya menyangkut serangan terhadap Moralitas dan dukungan untuk kaum Aristokrat dan Penguasa. Nietzsche membawa zaman yang disebutnya dengan "Nihilisme" untuk membungkus semua ide-ide besarnya ini. Di buku ini Anda akan mengetahui mengapa ia memuji dan memuliakan tokoh-tokoh seperti: Napoleon
Henry Ford, pendiri Ford Motor Company, pernah mengungkapkan bahwa jika kita berpikir kita bisa, kita benar. Jika kita berpikir kita tidak bisa, kita pun benar. Artinya, segala sesuatu yang kita pikirkan memengaruhi apa yang akan terjadi kemudian. Maka, untuk meraih hal-hal positif, seperti karier, cinta, dan kebahagiaan, kita harus mengawalinya dengan pola pikir yang positif pula. Sekuat itula…
Buku ini menjelaskan mengenai filsafat Di dalam dialog – dialog ini, Habermas dan Derrida secara jelas menguraikan risiko – risiko yang akan diakibatkan oleh pendekatan pragmatis yang dengan sengaja emoh menghadapi kompleksitas konseptual yang menggarisbawahi konsep tereorisme.rnMenghadapi bahaya – bahaya yang menghancurkan ini, baik Habermas maupun Derrida, menghimbau suatu tanggapan se…
eori interpretasi Paul Ricoeur berpusat pada hermeneutika, yaitu teori mengenai aturan-aturan penafsiran, terutama terhadap teks atau simbol yang dianggap sebagai teks. Ricoeur menggabungkan fenomenologi dan metode hermeneutik, menghasilkan hermeneutika fenomenologis yang dinamis. Inti dari teorinya adalah pemahaman bahwa interpretasi tidak pernah berhenti, selalu terbuka untuk tafsiran baru, d…
Buku ini adalah sebuah diskursus kebenaran. Jalan masuknya bukan lewat pintu agama, melainkan lewat pintu filsafat sains kontemporer. Dahulu dalam agama dan filsafat, kebenaran masih menyangkut seluruh kenyataan. Namun, dalam pengaruh sains modern kebenaran mulai dipahami secara sempit sebagai kebenaran faktual. Betulkah kebenaran faktual adalah kebenaran final? Bagaimana kebenaran terkai…
Saatnya untuk berhenti berbuat curang dalam hidupmu. Apakah kamu perlu mengurangi pekerjaan, menjadi lebih penuh perhatian, atau keduanya. Psikoterapis dan mantan pecandu kerja Bryan E Robinson, Ph.D., akan membantumu mengintegrasikan keseimbangan kerja atau kehidupan untuk menemukan titik manis di mana rasa santai itu mungkin terjadi--dan dalam kekuatanmu. Siklus kecanduan kerja 24/7 bisa suli…
Paul Ricoeur adalah salah satu pemikir paling luas dan berpengaruh yang muncul pada abad ke-20. Ia mengembangkan sebuah hermeneutika atau teori membaca yang unik—bukan hanya terbatas pada teks sastra, tetapi juga merambah pada pembacaan terhadap kehidupan itu sendiri. Karena itu, pemikirannya memberikan dampak luas, tidak hanya dalam kajian sastra, tetapi juga dalam filsafat, psikoanalisis, s…
Filsafat ilmu memang berkepentingan untuk membangun cara berpikir ilmiah, kritis, dan analitis sesuai dengan metodologi tertentu, penulis berkeyakinan bahwa filsafat ilmu juga merupakan sumber perenungan yang mendalam tentang hakikat pengetahuan serta penggunaannya secara arif dan bijaksana. Keyakinan tersebut diuraikan melalui buku ini dengan tujuan memahamkan filsafat ilmu melalui tema-tem…