/home/u612842942/domains/perpustakaan.kemendagri.go.id/public_html/opac/lib/SearchEngine/DefaultEngine.php:610 "Search Engine Debug 🔎 🪲"
Engine Type ⚙️: "SLiMS\SearchEngine\DefaultEngine"
SQL ⚙️: array:2 [ "count" => "select count(distinct b.biblio_id) from biblio as b left join mst_publisher as mp on b.publisher_id=mp.publisher_id left join mst_place as mpl on b.publish_place_id=mpl.place_id where b.opac_hide=0" "query" => "select b.biblio_id, b.title, b.image, b.isbn_issn, b.publish_year, mp.publisher_name as `publisher`, mpl.place_name as `publish_place`, b.labels, b.input_date, b.edition, b.collation, b.series_title, b.call_number from biblio as b left join mst_publisher as mp on b.publisher_id=mp.publisher_id left join mst_place as mpl on b.publish_place_id=mpl.place_id where b.opac_hide=0 order by b.last_update desc limit 10 offset 20" ]
Bind Value ⚒️: []
The Mentor: 9 Purnama di Sisi SBY bukan sekadar kisah pertemuan Merry Riana dengan Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono. Ini adalah perjalanan batin yang penuh nilai, keteguhan, dan cinta. Dari Pacitan hingga Stanford, dari keheningan hingga sorak kemenangan, setiap purnama mengajarkan arti kepemimpinan sejati. Buku ini bukan hanya untuk dibaca, tetapi untuk direnungkan--sebuah warisan hi…
Dari sebuah garasi sederhana di California, lahir seorang visioner yang mengguncang dunia. Buku ini mengisahkan perjalanan luar biasa Steve Jobs dari anak angkat yang penasaran membongkar mesin bersama ayahnya, hingga menjadi arsitek di balik revolusi digital terbesar dalam sejarah manusia. Ini bukan sekadar biografi, melainkan catatan inspiratif tentang keberanian bermimpi, berpikir berbeda, d…
Kartini adalah sebuah kontradiksi, ia wanita yang cerdas sekaligus lemah hati. Kartini menyerap ide masyarakat Barat, tapi tidak takluk pada adat. Ia feminis yang dicurigai. Ia dianggap terkooptasi oleh ide-ide kolonial. Namun, satu yang tidak bisa dilupakan yaitu Kartini menjadi inspirasi bagi gerakan nasionalisme di Tanah Air. Kartini menyuarakan perubahan. Ia membawa perjuangan perempuan pad…
Lelaki cadel itu tak pernah bisa melafalkan huruf “r” dengan sempurna. Ia “cacat” wicara tapi dianggap berbahaya. Rambutnya lusuh. Pakaiannya kumal. Celananya seperti tak mengenal sabun dan setrika. Ia bukan burung merak yang memesona. Namun, bila penyair ini membaca puisi di tengah buruh dan mahasiswa, aparat memberinya cap sebagai agitator, penghasut. Selebaran, poster, stensilan, dan…
Sejarah Jakarta tak bisa dilepaskan dari sosok Ali Sadikin. Ditunjuk langsung sebagai Gubernur DKI Jakarta (menjabat 1966–1977) oleh Presiden Sukarno, Bang Ali begitu dia biasa disapa dinilai mampu mengatasi berbagai problem yang melanda ibu kota. Selama 11 tahun menjabat gubernur, Bang Ali tidak hanya meletakkan fondasi perkembangan Jakarta, tetapi juga menunjukkan bagaimana seharusnya kota …
Chairil Anwar bukanlah sastrawan yang hanya merenung di balik meja dan menulis puisi. Sajak "Diponegoro" yang terkenal dengan kata-kata "Maju Serbu Serang Terjang" berhasil menggelorakan kembali semangat juang. Melalui sajak ini, ia mengungkap sosok Diponegoro yang kuat dan hebat dalam menghadapi Belanda. Chairil tegas melawan kolonialisme. Sebuah kutipan populer yang menandakan semangat itu te…
Buku ini menggambarkan perjalanan hidup dan pengalaman Ibu Giwo sebagai tokoh perempuan tangguh dan inspiratif yang memadukan pengalaman bisnis, kontribusi dalam organisasi perempuan, dan ketulusan dalam membangun keluarga. Buku ini diharapkan dapat menjadi warisan pengetahuan dan inspirasi lintas generasi untuk memahami nilai-nilai kepemimpinan, solidaritas perempuan, dan kasih sayang keluarga.
Buku ini berisi kumpulan tiga cerita pendek yang menggambarkan pergulatan psikologis perempuan dalam menghadapi penuaan, kesepian, pengkhianatan, konflik keluarga, dan pencarian makna hidup di tengah perubahan hubungan sosial dan emosional.
Buku ini meceritakan kisah seorang pelatih Korea yang menyalakan semangat Garuda di tanah Indonesia.
Ada dua hal menarik dari buku Memoar Arief Hidayat dan Tradisi Ilmiah Keluarga. Pertama, kisah tentang siapa yang menduga jika Arief Hidayat yang menjadi hakim anggota Mahkamah Konstitusi pernah Wakil Ketua dan Ketua MK sejak 2013 silam itu, serta Doktor bidang Hukum Tata Negara dan Guru Besar Universitas Diponegoro, Semarang, dulunya seorang "preman kampus. la bahkan juga dikenal "anak bandel"…