/home/u612842942/domains/perpustakaan.kemendagri.go.id/public_html/opac/lib/SearchEngine/DefaultEngine.php:610 "Search Engine Debug 🔎 🪲"
Engine Type ⚙️: "SLiMS\SearchEngine\DefaultEngine"
SQL ⚙️: array:2 [ "count" => "select count(distinct b.biblio_id) from biblio as b left join mst_publisher as mp on b.publisher_id=mp.publisher_id left join mst_place as mpl on b.publish_place_id=mpl.place_id where b.opac_hide=0" "query" => "select b.biblio_id, b.title, b.image, b.isbn_issn, b.publish_year, mp.publisher_name as `publisher`, mpl.place_name as `publish_place`, b.labels, b.input_date, b.edition, b.collation, b.series_title, b.call_number from biblio as b left join mst_publisher as mp on b.publisher_id=mp.publisher_id left join mst_place as mpl on b.publish_place_id=mpl.place_id where b.opac_hide=0 order by b.last_update desc limit 10 offset 3920" ]
Bind Value ⚒️: []
Kisah ini diawali ketika Wé Datu Sengngeng hamil dan melahirkan kembar emas, yaitu Wé Tenriabéng dan Sawérigading. Sawérigading inilah tokoh utama dalam La Galigo yang kelak kisahnya dipenuhi dengan petualangan laut.rnrn Seperti diketahui, hampir semua episode La Galigo mengusung tema utama pelayaran dan perantauan. Tema ini mengandung budaya maritim, yang mengajarkan kepad…
Sekali waktu, ketika dunia ini masih kosong belum berpenghuni, Patotoqé di istana Boting Langiq (kerajaan langit) bangkit dari tidurnya dan menyaksikan sang penjaga ayam kesayangannya, Rukkelleng Mpoba bersaudara, tidak nampak. Alangkah murkanya Patotoqé, dan memerintahkan pengawal untuk mencarinya. Ketika Rukkelleng Mpoba bersaudara datang, mereka langsung sembah sujud di hadapan Patotoqé …
Gadis-gadis March––Meg, Jo, Beth, dan Amy, kini telah dewasa. Ayah mereka, Mr. March, telah pulang dengan selamat dari medan perang. Begitu pula John Brooke, kekasih Meg. Jo yang tomboi sedang belajar untuk menjadi lebih anggun. Beth semakin ramping dan pendiam, dan matanya yang indah itu selalu menyorotkan kebaikan. Sedangkan Amy, pada usia enam belas tahun, memiliki pembawaan seperti wani…
Pada 2015, sebuah teror baru terjadi di jantung Kota Cahaya. Di bulan Januari, seorang staf majalah Charlie Hebdo dibantai di kantor mereka oleh para ekstremis Islam. Sepuluh bulan kemudian para teroris mengamuk, menembaki orang - orang yang sedang makan dengan senapan Kalashnikov dan meledakkan diri mereka di antara para korban di sebuah konser musik rock. Pertumpahan darah di jalan - jalan ko…
Analisis beliau tentang berbagai corak persoalan nasional dan inter nasional seharusnya bisa menjadi landasan kita da lam mewujudkan karakter serta nilai kebangsaan yang seharusnya kita bina. Dengan demikian, kita mungkin tidak perlu terlalu jauh memproyeksikan manusia baru sebagai tonggak berdirinya masyarakat modern, tetapi justru melihat ke dalam lubuk hati dan nurani kita untuk mengangkat k…
Politik Aliran sesungguhnya adalah istilah yang netral. Menggambarkan secara sosiologis afiliasi politik pada satu kelompok berdasarkan pada kesamaan latar belakang; agama, ras, ataupun idiologi. Namun dalam wacana politik mutakhir, terutama pasca Pilkada DKI 2017 mendapat makna peyoratif. Framing dan mendiskreditkan umat Islam. Kalau umat Islam memilih pemimpin berdasarkan latar belakang agama…
Revolusioner dan historis, itulah potret Arab Saudi dalam beberapa tahun terakhir ini. Hal itu bermula dari diluncurkannya Visi Arab Saudi 2030 pada April 2016, lalu disusul Dekrit Raja yang mengizinkan kaum perempuan mengemudi kendaraan, serta beroperasinya industri bioskop dan hiburan. Kaum perempuan juga diperbolehkan menonton berbagai pertandingan olahraga di stadion terbuka. Inilah gerakan…
Tragedi 30 September 1965 bukan saja telah menyisakan luka bagi anak bangsa yang terlibat, melainkan juga menimbulkan dendam sejarah yang berkepanjangan. Persoalan tidak selesai begitu saja saat para mantan tahanan politik Gerakan 30 September 1965 dibebaskan setelah ditahan selama hampir 14 tahun. Proses adaptasi pasca-dilepaskan bukanlah hal yang mudah bagi mereka sebab ada memori kolektif ya…
Buku karya Benedict Anderson ini menganalisa secara intensif dan rinci asal mula revolusi Indonesia. Bahwa pecahnya revolusi Indonesia tidak dapat diterangkan secara memuaskan melalui analisis Marxix konvensional, maupun dipandang dari segi alienasi kaum cendekiawan.
Buku ini menguak bagaimana dalam sejarah sikap anti Cina dibentuk oleh kekuasaan kolonial, bagaimana orang Cina dikreasikan menjadi binatang ekonomi dan semua itu dihidup lestarikan oleh Orde Baru Suharto sebagai sarana memeras dan pengkambing hitaman.