/home/u612842942/domains/perpustakaan.kemendagri.go.id/public_html/opac/lib/SearchEngine/DefaultEngine.php:610 "Search Engine Debug 🔎 🪲"
Engine Type ⚙️: "SLiMS\SearchEngine\DefaultEngine"
SQL ⚙️: array:2 [ "count" => "select count(distinct b.biblio_id) from biblio as b left join mst_publisher as mp on b.publisher_id=mp.publisher_id left join mst_place as mpl on b.publish_place_id=mpl.place_id where b.opac_hide=0 and (b.call_number like ?)" "query" => "select b.biblio_id, b.title, b.image, b.isbn_issn, b.publish_year, mp.publisher_name as `publisher`, mpl.place_name as `publish_place`, b.labels, b.input_date, b.edition, b.collation, b.series_title, b.call_number from biblio as b left join mst_publisher as mp on b.publisher_id=mp.publisher_id left join mst_place as mpl on b.publish_place_id=mpl.place_id where b.opac_hide=0 and (b.call_number like ?) order by b.last_update desc limit 10 offset 1800" ]
Bind Value ⚒️: array:1 [ 0 => "3%" ]
Buku ini mengajak pembaca, merekonstruksi secara kritis tiga aliran ilmu sosial. Ketiga mazhab itu adalah aliran konsensus, konflik dan aliran yang peduli dengan dunia kesadaran manusia. Dunia adalah produk kesadaran manusia. Meski kesadaran manusia juga merupakan produk dunia di mana manusia berada.
Kalimantan adalah pulau terbesar ketiga di dunia setelah Greenland dan Papua. Seluruh wilayah kabupaten, kota, dan provinsi di Kalimatan merupakan penyumbang terbesar ketiga ekonomi Indonesia setelah Pulau Jawa dan Sumatra. Buku ini menganalisis potensi ekonomi di tiap kabupaten/kota, lokasi kutub pertumbuhan, sektor unggulan, ketimpangan antardaerah. “Membangun Kalimantan” menyajikan cermi…
Buku ini melengkapi beragam referensi kebijakan publik yang beredar luas di Indonesia yang umumnya menggunakan pendekatan teknokratis-manajerial ala paradigma positivis. Sambil mengakui kontribusinya, buku ini mengajukan sejumlah kritik sekaligus alternatif atas beragam cara pandang ortodoks tersebut dengan (1) menawarkan pendekatan kritis terutama agonisme yang meniscayakan deliberasi, kontest…
indeksBibliografi : halaman 317-350Buku ini membahas secara terperinci dan sistematis perubahan kebijakan perpajakan kolonial di Indonesia, Jawa khususnys, beserta dampak sosial-politik yang ditimbulkannya. Sistem paka kolonial adalah sebuah sistem pengumpulan pajak yang sudah ada sejak masa VOC, namun diperluas penerapannya oleh pemerintah Hindia Belanda di sepanjang abad-19, beserta sistem pe…
“Apakah yang saya tanam ini tidak benar, sehingga buahnya teramat pahit dan getir?” Awal Uzhara berangkat ke Moskow pada tahun 1958 untuk belajar di institut sinematografi tertua di dunia. Terbayang dengan begitu jelas di pikiran Uzhara: selesai studi di Uni Soviet, ia akan pulang dan membagikan ilmu perfilmannya di tanah air. Namun apa daya, pergolakan politik 1965-66 membuatnya tidak b…
Pandemi COVID-19 membongkar dua fenomena paradoksal. Di satu sisi, tata kelola krisis kesehatan tidak berjalan dengan baik di dalam negeri maupun antarnegara yang membuat epidemi terus berlangsung dan tidak pasti kapan berakhir. Sementara pada sisi yang lain, konflik lama dan konflik baru mengemuka selama pandemi berlangsung dengan kombinasi isu, aktor, dan arena dalam dinamika ekonomi-politik,…
Buku ini merupakan pemikiran secara individual berdasarkan kompetensi masing-masing guru besar Universitas Gadjah Mada (UGM). Dewan Guru Besar (DGB) menginisiasi penerbitan buku ini karena seorang guru besar UGM mempunyai nilai strategis bagi kemajuan bangsa. Seorang guru besar mempunyai kewajiban khusus membuat karya ilmiah dan menyebarluaskan gagasan pembangunan Indonesia atas dasar ilmu peng…
Buku ini berisi konsep, strategi, kebijakan, dan teknik, optimalisasi manajemen keuangan daerah melalu tiga aspek utama, yaitu pengelolaan pendapatan, belanja, dan pembiayaan daerah secara efektif dan efisien. Dalam buku ini dibahas bagaimana strategi pengelolaan pendapatan daerah yang baik, teknik melakukan pendapatan ekonomi, cara menghitung potensi pendapatan daerah, pemahaman tentang konse…
Buku ini berisi mengenai pemikiran tentang ilmu pemerintahan mencakup spektra yang sangat luas. Mulai dari hal-hal yang sangat empirik (konkret), misalnya pelayanan.
Saat pertama dipercaya menjadi Menteri Hukum dan HAM, saya rasakan betul Kementerian Hukum dan HAM ini begitu besar. Ada banyak tugas yang mesti kami emban, yang satu sama lain tak berkait. Sangat kompleks. Persoalan penjara/lapas, misalnya, tak ada hubungan sama sekali dengan urusan imigrasi. Begitu pula dengan administrasi hukum umum, HAM, perancangan undang-undang, dan kekayaan intelektual, …