/home/u612842942/domains/perpustakaan.kemendagri.go.id/public_html/opac/lib/SearchEngine/DefaultEngine.php:610 "Search Engine Debug 🔎 🪲"
Engine Type ⚙️: "SLiMS\SearchEngine\DefaultEngine"
SQL ⚙️: array:2 [ "count" => "select count(distinct b.biblio_id) from biblio as b left join mst_publisher as mp on b.publisher_id=mp.publisher_id left join mst_place as mpl on b.publish_place_id=mpl.place_id where b.opac_hide=0 and (b.call_number like ?)" "query" => "select b.biblio_id, b.title, b.image, b.isbn_issn, b.publish_year, mp.publisher_name as `publisher`, mpl.place_name as `publish_place`, b.labels, b.input_date, b.edition, b.collation, b.series_title, b.call_number from biblio as b left join mst_publisher as mp on b.publisher_id=mp.publisher_id left join mst_place as mpl on b.publish_place_id=mpl.place_id where b.opac_hide=0 and (b.call_number like ?) order by b.last_update desc limit 10 offset 0" ]
Bind Value ⚒️: array:1 [ 0 => "9%" ]
“TNI Hebat, Negara Kuat’ merupakan potret kontemplasi dan pergulatan intelektual Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), lulusan terbaik Akademi Militer tahun 2000, dan peraih penghargaan bintang Adi Makayasa. Tidak banyak dijumpai, perwira TNI yang produktif dalam menuangkan pemikiran dan gagasannya dalam bentuk tulisan, apalagi merangkumnya dalam sebuah buku. Selama 16 tahun berkarier di militer,…
Faith, Fraternity, and Compasion” (Iman, Persaudaraan, dan Bela Rasa). Tiga kata tersebut merupakan tema kunjungan apostolik Bapa Suci Paus Fransiskus ke Indonesia pada 3-6 September 2024. Kunjungan apostolik Paus Fransiskus merupakan perjalanan yang penuh berkat, tidak hanya bagi umat Katolik di Indonesia saja, melainkan juga bagi bangsa dan negara Indonesia. Di sana kita semua diajak untuk …
Benarkah Ratu Kalinyamat hanya tokoh mitos, ketika delapan sumber primer Portugis membuktikan kedahsyatan ekspedisi nya ke Malaka? Mengapa dari 206 pahlawan nasional, hanya 16 perempuan? Dan, bagaimana misteri DNA Tan Malaka memperlihatkan bahwa bahkan sejarah pun menyimpan ruang gelap yang belum sepenuhnya terjawab? Di tengah polemik panjang, Presiden Soeharto pun akhirnya telah diangkat…
Buku ini menghimpun 33 artikel pilihan yang merekam jejak panjang dan pergulatan intelektual Mahfud MD-sebagai akademisi, praktisi hukum, politisi, hingga pejabat publik. Setiap tulisan bukan sekadar wacana, melainkan cermin konsistensi sikap: memperjuangkan hukum yang berkeadilan, politik yang bersih, serta keberanian merajut keduanya secara tegas dan berintegritas. Teguh pada prinsip, namun t…
Bagi Kementerian Agama, Buku ini bukan sekedar kajian masa lalu, melainkan cermin untuk menasa masa kini. Penghulu di era modern tetap memikul misi luhur: menjaga marwah agama, menguatkan institusi perkawinan, dan menjadi penopang moral masyarakat. Sejarah, seperti yang dipaparkan dalam buku ini, menegaskan bahwa penghulu adalah penjaga keberlanjutan peradaban islam di nusantara. Dengan memb…
Mengapa manusia percaya pada uang yang hanya berupa kertas—bahkan sekadar angka di layar? Mengapa aturan, negara, atau sistem yang kita jalani terasa begitu nyata, padahal semuanya lahir dari gagasan manusia? Di balik kehidupan sehari-hari yang kita jalani, tersembunyi ide-ide besar yang telah membentuk dunia selama ribuan tahun. Melalui buku ini, pembaca diajak menjelajahi berbagai gagasa…
Buku ini berisi catatan menyeluruh tentang kondisi geografis, politik, ekonomi, dan sosial di wilayah Asia, mulai dari Laut Merah, Persia, India, Asia Tenggara, kepulauan Nusantara, hingga China, dengan fokus utama pada jalur perdagangan, pelabuhan, dan komoditas bernilai tinggi. Penulis mencatat peran penting kota-kota pelabuhan sebagai pusat pertukaran barang, budaya, dan kekuasaan, serta men…
LEE MAN FONG (1913-1988) adalah pelukis Indonesia yang reputasinya menggetarkan jagat seni Asia. Presiden Sukarno sangat mengagumi, sehingga Lee Man Fong diangkat menjadi Pelukis Istana. Kisah hidupnya terlihat tenang, namun sesungguhnya sangat dinamis. Kemampuannya yang luar biasa pernah terhimpit soal-soal politis. Lee Man Fong adalah pelukis besar Indonesia Raya. Sepanjang hidupnya, ia in…
Soeharto tumbang pada 1998, tetapi warisan narasi Orde Baru tentang G30S dan kekerasan massal setelahnya tetap membayangi ingatan kolektif Indonesia hingga kini. Pembantaian terhadap sekitar setengah juta warga Indonesia sengaja dilupakan—dinormalisasi, dipinggirkan, atau bahkan dipertanyakan. Sebagian masyarakat menuntut negara mengungkap kebenaran tragedi 1965, mengakui perannya dalam ke…