/home/u612842942/domains/perpustakaan.kemendagri.go.id/public_html/opac/lib/SearchEngine/DefaultEngine.php:610 "Search Engine Debug 🔎 🪲"
Engine Type ⚙️: "SLiMS\SearchEngine\DefaultEngine"
SQL ⚙️: array:2 [ "count" => "select count(distinct b.biblio_id) from biblio as b left join mst_publisher as mp on b.publisher_id=mp.publisher_id left join mst_place as mpl on b.publish_place_id=mpl.place_id where b.opac_hide=0 and (b.call_number like ?)" "query" => "select b.biblio_id, b.title, b.image, b.isbn_issn, b.publish_year, mp.publisher_name as `publisher`, mpl.place_name as `publish_place`, b.labels, b.input_date, b.edition, b.collation, b.series_title, b.call_number from biblio as b left join mst_publisher as mp on b.publisher_id=mp.publisher_id left join mst_place as mpl on b.publish_place_id=mpl.place_id where b.opac_hide=0 and (b.call_number like ?) order by b.last_update desc limit 10 offset 570" ]
Bind Value ⚒️: array:1 [ 0 => "9%" ]
Buku ini memperkaya khasanah pustaka tentang keberadaan Orang Asli Papua di daerah selatan Papua, khususnya Suku Wambon di Kampung Aiwat, yang secara administrasi pemerintahan dan politik berada di daerah ‘frontier’, daerah yang kaya dan menjadi rebutan, sasaran perluasan modal oleh korporasi transnasional maupun kelembagaan ekonomi penduduk migran semenjak zaman kolonial Belanda dan “zam…
Buku berjudul “Perjalanan Seorang Diplomat: MENYUSURI JALUR SUTERA merupakan kumpulan artikel tentang berbagai aspek di negara-negara ‘Stan’ Asia Tengah. Isi buku dikelompokkan menjadi 7 (tujuh) bagian, yaitu: Diplomasi, Penugasan di Perwakilan, Pengamatan Wilayah Akreditasi, Perkembangan Sosial & Politik, Konflik Internal & Eksternal, Sejarah & Kebudayaan, Tradisi Usang & Fenomena Alam. …
Pada tahun 1945, di bawah semboyan 'Merdeka!', Republik Indonesia terlibat dalam perang kemerdekaan yang ujung akhirnya tak bisa diramalkan. Harry Poeze dan Henk Schulte Nordholt menceritakan kisah baru tentang revolusi yang terutama membahas selain perjuangan melawan Belanda juga kebangkitan Republik yang tak pasti. Setelah mengalami kekejaman pada masa pendudukan Jepang, para pemimpin Republ…
Dunia Revolusi meneroka periode revolusi Indonesia (1945–1949) dari perspektif regional. Sebanyak tujuh belas naskah hasil penelitian sejarawan Indonesia dan Belanda menjadi kontribusi dalam mengungkapkan kompleksitas realitas yang terjadi serta keragaman perspektif dari periode revolusi Indonesia. Para peneliti menjelaskan secara sistematis bagaimana penduduk sipil Indonesia (Bumiputra), Ti…
Pada 17 Agustus 1945, dua hari setelah Jepang menyerah, Indonesia memproklamasikan kemerdekaannya. Belanda menolak mengakui proklamasi kemerdekaan tersebut dan beralih menggunakan kekuatan militer guna mengambil kendali proses dekolonisasi yang tak terelakkan. Alhasil, perang yang sengit serta negosiasi yang pelik berlangsung selama empat tahun penuh. Pada tahun 2005, pemerintah Belanda me…
Dari bahasa ke budaya ke benturan budaya: kisah tentang bagaimana manusia menciptakan sejarah, dari Zaman Batu hingga Zaman Virtual Menjelajah melintasi ribuan tahun, merangkai pengalaman dan pandangan hidup terkait budaya yang punah dan masih ada, The Invention of Yesterday menunjukkan bahwa mesin sejarah bukan hanya tentang hal-hal heroik (pertempuran dimenangkan), geografis (petani berkemban…
Siauw Tiong Djin, penulis karya biografi ini adalah anak kandung Siauw Giok Tjhan. Lahir pada tahun 1956 di Jakarta, ia kini menetap di Australia sebagai insinyur dan eksekutif dalam bidang teknik elektronik, komunikasi dan konstruksi. Ketika ia berusia 9 tahun, ayahnya di-"aman"-kan oleh rezim Orde Baru dan meringkuk selama 12 tahun tanpa proses pengadilan apa pun. Dalam pertemuan dengan ayahn…
Buku ini selain berisikan riwayat perjalanan hidup, ada yang kiranya lebih penting lagi, yaitu semacam “kesaksian” Rewang seputar G30S, tentang perjuangan bersenjata di Blitar Selatan, dan mengenai bagaimana proses lahirnya “Otokritik Politbiro CC PKI”. Proses penulisan buku ini sendiri telah dilakukan jauh sebelum Rewang wafat 29 Oktober 2011 di Solo karena sakit tua. Peristiwa G30S ma…
Setelah tiga belas tahun menjadi tahanan politik Orde Baru, Mia Bustam kembali ke keluarga besarnya, ke masyarakat. Mia diterima dan bebas bertemu teman-teman sesama tapol dan siapa saja. Tiga anaknya sudah menikah saat dia ditahan, kemudian Mia menikahkan lima anaknya yang lain. Mia bisa membangun rumah yang layak dan sesuai dengan keinginannya dari hasil penjualan tanahnya di Yogyakarta. …
Tidak ada keraguan bahwa Waffen-SS adalah salah satu organisasi militer terkenal dalam sejarah-entah karena ketangguhan maupun nama buruknya. Terlatih dengan baik, sangat agresif dan memandang remeh kematian, para prajurit Waffen-SS memegang teguh prinsip kekerasan terhadap dirinya sendiri maupun musuh-musuh Jerman. Mereka adalah para prajurit penghancur yang tidak ada bandingannya. Neraka di R…