Text
Tekstualitas Al-qur'an: kritik terhadap ulumul qur'an
Buku ini berisikan pemikiran tekstualitas Al-Qur'an Naṣr Ḥāmid, khususnya model pembacaan dan implikasinya terhadap pembacaan produktif Al-Qur'an. Data dari kajian ini diperoleh melalui studi kepustakaan dan dianalisis secara deskritif-kualitatif. Hasil kajian menemukan bahwa menurut Naṣr Ḥāmid, al-Qur'an bisa dipahami dalam defenisi “etika teologis” dan “etika linguistik”. Al-Qur’an dalam definisi “etika teologis” dipahami sebagai wahyu Tuhan yang disampaikan kepada Nabi Muhammad Saw. melalui malaikat Jibril. Sedangkan menurut definisi “etika linguistik”, al-Qur'an dipahami sebagai sebuah teks yang terdiri dari kata, kalimat, paragraf dan tanda-tanda baca yang sarat makna. Karenanya dilihat dari aspek ini ia setara dan dapat didekati sebagaimana teks-teks yang lain. “Konsep teks” difokuskan kepada aspek-aspek yang terkait dengan kebudayaan dan tradisi; lebih tepatnya pada masalah historisitas teks, otoritas teks, dan pembacaan kontekstualnya (manhaj al-qirā’ah as-siyāqiyyah) dalam sebuah teks
No other version available