Text
Menuju "Tengah Baru": Labour Party Inggris dan SPD Jerman di Bawah Tekanan Neoliberalisme
Paskal Kleden menyajikan hasil penelitian guna menjawab pertanyaan – pertanyaan tersebut dalam buku “Menuju Tengah Baru: Labour Party Inggris dan SPD Jerman di Bawah Tekanan Neoliberalisme”rnrnPaskal membedah fenomena tersebut di atas dengan teori pemilih rasional (rational choice) dimana perubahan orientasi agenda partai politik (bahkan dengan ideologi masing – masing) akan mengikuti kecenderungan perubahan karakteristik pemilihnya. Singkat kata, bila karakteristik pemilih berubah ke arah tengah (dalam spektrum ideologi) maka bila suatu partai ingin memenangkan pemilu (mendapat lebih banyak pemilih) harus menggeser agendanya ke arah tengah. Tentu itu bukan perkara mudah bagi partai – partai berideologi semisal partai – partai sosial demokrat (kiri – tengah) karena akan ada resistensi dari basis massa ideologisnya (berideologi kiri tengah) dan rawan ditinggalkan basis massa ideologis tersebut. Perlu keterampilan manajemen dan kepemimpinan politik untuk mampu mendamaikan kebutuhan untuk tetap didukung basis massa ideologisnya sekaligus menarik jumlah pemilih dari spektrum yang lebih luas guna menambah jumlah suara.rnrnPaskal memotret perubahan demografis pemilih, dimana pemilih semakin independen dan tidak terkait erat dengan ideolog tertentu. Pertumbuhan jumlah kelas menengah semakin meningkat akibat perbaikan kondisi ekonomi dan pendidikan. Kelas menengah yang bercirikan independen secara ekonomi maupun informasi, membuat sebagian besar pemilih tidak menyatakan diri berafiliasi dengan ideologi atau partai tertentu. Di sisi lain, basis massa partai – partai sosial demokrat (kiri tengah) yang berada di barisan buruh kerah biru, semakin menipis. Industri manufaktur dimana sebagian besar buruh kerah biru berada mengalami penurunan. Inggris di masa Tatcher dengan liberalisasi ekonominya; dan perpindahan pabrik – pabrik industri Jerman ke Asia Timur atau dunia ketiga; membuat industri manufaktur (di Inggris dan Jerman) mengalami penurunan. Itu artinya, basis massa partai – partai sosial demokrat makin tergerus. Demografi pemilih yang di dominasi buruh kerah putih dan kalangan intelektual (dosen dan peneliti) belum tergarap dan terwakili secara baik dalam agenda partai – partai sosial demokrat. Jelas jika partai – partai sosial demokrat mengharapkan peningkatan suara untuk menang pemilu, perlu memperluas atau menggeser agenda partai agar mengakomodir kebutuhan sebagian besar pemilih.
No other version available