Text
Refilosofi Kebudayaan: pergeseran pascastruktural
Memperbincangkan kebudayaan sebagai konsep selalu menarik perhatian dan mengundang perdebantan. Dari situ muncullah ratusan penjelasan yang mencoba mendefinisikan arti kebudayaan. Imbasnya, sering terjadi kerancuan, pendistorsian, atau pereduksian tentang apa itu yang dinamakan dan dimaknai sebagai kebudayaan. Pada tataran praksis pun kebudayaan menjadi bias nilai karena begitu banyak kepentingan, konsep, indeologi, penafsiran, dan lainnya, yang bertarung didalamnya. Refilosofi kebudayaan akhirnya mengemuka. Konsep ini sebagai bentuk kritisisme atas gejala perkembangan kebudayaan yang terjadi. Refilosofi kebudayaan dilakukan sebagai upaya untuk mengembalikan kebudayaan pada pijakan awalnya, yaitu filsafat. Gerak ini bukan seperti kemajuan modernisasi yang hendak memodernkan kehidupan, melainkan sebagai bentuk refleksi untuk menempatkan kembali kebudayaan sebagai usaha memanusiakan manusia.
No other version available