Text
Moral Ekonomi Petani: pergolakan dan subsistensi di Asia Tenggara
Scott menempatkan problem rumah tangga petani -subsistensirnpada inti kajian ini. Kecemasan terhadap kekurangan panganrnmenjelaskan banyak feka-teki sosial dan moral dalam masyarakatrntani seperti penolakan terhadap inovasi, keinginan untuk memilikirntanah. hubungan dengan orang lain, dan lembaga-lembagarntermasuk negara. Dia membongkar sejarah masyarakat tani AsiarnTenggara untuk menunjukkan perubahan dari masa kolonial yangrnsecara sistemnatis melanggar moral ekonomi pertanianrnmenciptakan suatu situasi yang mengandung pergolakan danrnrevolusi.Membaca kembali karya klasik ini menjadi penting terutama untukrnmemahami agenda kaum tani, khususnya petaniipenggorap danrnberlahan sempit, dalam menghadapi perubahan ekonitmi-politikrnyang mempengaruhi hidup mereka secara signifikan. Karye klasik inirnrelevan untuk dibaca, khususnya kefika kita merasa keng-keriarnpenelitian dan advokasi yang ada untuk mewujudkan agendornagenda pro-petani di Tanah Air nmengalami kebuntuan. Juga, karyarnini dapat menyegarkan perspektif kifa dalam memahami persoalanagraria di Indonesia serta menstimulasi kita untuk berpikir lebih lanjut mengenai cara untuk mengatasinya.
No other version available