Text
Budaya Kerja Kelas Dunia: mengenal kaizen dan omotenashi Jepang
Buku ini membahas tentang hal-hal penting yang harus diperhatikan dalam sebuah perusahaan atau bisnis Anda. Hal penting tersebut dalam perusahaan disebut sebagai budaya kerja. Ada banyak model dan gaya dalam budaya kerja yang bisa dikembangkan dalam sebuah perusahaan atau bisnis Anda. Namun Anda harus berhati-hati dan teliti untuk menentukan ataupun membangun budaya kerja tersebut. Kenapa harus berhati-hati? Karena budaya kerja yang salah akan berdampak buruk terhadap pertumbuhan usaha Anda. Begitu juga sebaliknya, ketika Anda mampu menentukan budaya kerja yang baik maka bisnis Anda.rnSeiring dengan kemajuan teknologi yang sangat cepat, budaya kerja yang Anda bangun perusahaan ataupun usaha Anda haruslah budaya kerja kelas dunia. Khusus bagi Anda yang sudah menjalani usaha, sangat disarankan mulai membangun budaya kerja kelas dunia yang mendorong pertumbuhan usaha Anda. Hal ini bermula dari bagaimana mindset Anda dalam mengembangkan usaha. Kalau orientasi berusaha hanya pada level kecil maka sampai kapanpun usaha Anda akan selalu kecil. Ubahlah mindset Anda menjadi sesuatu yang besar. Usaha yang Anda rintis akan menjadi besar jika budaya kerja yang Anda terapkan adalah budaya kerja kelas dunia yang berorientasi pada kepuasaan pelanggan, kualitas produk dan proses yang detail. rnPertanyaan selanjutnya adalah budaya kerja seperti apa yang dikategorikan sebagai budaya kerja kelas dunia. Buku ini akan mengupas budaya kerja khas masyarakat Jepang yaitu ometenashi dan kairen. Omotenashi dan kairen adalah budaya kerja Jepang yang akan sangat membantu Anda untuk membangun budaya kerja kelas dunia untuk usaha Anda ataupun untuk meningkatkan kualitas kerja Anda. rnKehadiran buku ini akan membantu Anda memahami pentingnya budaya kerja kelas dunia, merancang sistem kerja dan menerapkan budaya kerja tersebut. Penulis yakin bahwa ketika kita melihat, membaca dan berdiskusi tentang pengalaman negara negara dunia tentang budaya kerja maka akan memperkaya dan merubah cara pandang kita tentang budaya kerja. Janganlah menjadi katak dalam tempurung atau cepat puas dengan apa yang telah dicapai.
No other version available