Text
Potret Otonomi Daerah dan Wakil Rakyat di Tingkat Lokal
Setidaknya ada empat hal yang dikritisi dengan tajam dalam buku ini. Pertama, pilkada langsung masih diwarnai oleh berbagai konflik, praktik politik uang, dan pemilih yang tidak kritis. Kedua, kinerja DPRD masih rendah baik dalam membiat perda, menetapkan anggaran, ataupun pengawasan terhadap pelaksanaan kebijakan eksekutif. Ketiga, kewenangan pemerintahan yang diserahkan pemerintah pusat kepada daerah tidak berjalan dengan lancar. Keempat, birokrasi lokal masih amburadul menajemennya.
No other version available