Perpustakaan Amir Machmud

Kementerian Dalam Negeri

  • Home
  • Information
  • News
  • Help
  • Librarian
  • Member Area
  • Select Language :
    Arabic Bengali Brazilian Portuguese English Espanol German Indonesian Japanese Malay Persian Russian Thai Turkish Urdu

Search by :

ALL Author Subject ISBN/ISSN Advanced Search

Last search:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Moderat Atau Radikal
Bookmark Share

Text

Moderat Atau Radikal

John L. Esposito - Personal Name;

Menilik dari judul yang tertera di atas, timbul suatu gambaran yang sangat kontras diantara keduanya. Bagai garis tegas yang memisahkan antara putih dan hitam, moderat dan radikal selalu digambarkan sebagai dua kutub berbeda yang selalu bertentangan. Seringkali moderat atau moderatisme digambarkan sebagai pihak yang penuh persahabatan, kedamaian, dan toleransi sehingga selalu dianggap sebagai representasi dari ‘kebaikan’ yang diasumsikan dengan warna putih. Sedangkan radikal atau radikalisme sering pula diserupakan dengan pihak yang penuh dengan permusuhan, kekerasan, dan in-toleransi akan dianggap sebagai representasi dari ‘kejahatan’ yang diwakili dengan warna hitam. Dalam pemahaman yang beredar kini, banyak anggapan bahwa kedua entitas putih-hitam ini merupakan pertarungan abadi antara kebaikan-kejahatan, antara benar-salah, dan dikotomi lainnya yang direpresentasikan dengan putih-hitam tersebut. Moderat dan radikal selalu menjadi pihak yang saling berseberangan dan berusaha untuk saling mengalahkan, saling melenyapkan. Berbagai wacana sudah memakai dikotomi ini untuk memisahkan pihak-pihak yang terlibat didalamnya ke dalam pembagian peran protagonis dan antagonis. Dalam wacana terorisme misalnya, sebuah wacana yang paling gamblang mengupas hal ini, menempatkan para teroris menjadi bagian dari radikalisme, sebuah kegiatan jahat untuk menebar teror. Sehingga pemerintah sebagai tokoh protagonis mempunyai tugas melakukan perlawanan untuk memadamkan radikalisme. Sedangkan dalam wacana ormas, khususnya ormas Islam, seringkali ormas tersebut dicap sebagai ormas radikal atau ormas yang melakukan radikalisme ketika mereka melakukan sweeping atau melakukan pengerusakan. Dari keadaan tersebut munculah istilah “deradikalisasi” yang berarti menurunkan derajat radikalisme yang jahat agar menjadi moderatisme yang baik, atau dengan kata lain sebagai jalan ‘pertobatan’ si jahat agar menjadi baik, radikal bertobat menjadi moderat. Dapat disimpulkan, radikalisme selalu menjadi pembuat onar atas nilai-nilai kemapanan yang moderat.


Availability
#
Perpustakaan Amir Machmud (300) 320.53 JOH m
SJN00002882
Available
Detail Information
Series Title
-
Call Number
320.53 JOH m
Publisher
Jakarta : Referensi., 2012
Collation
xi, 259 hlm. ; 21 cm
Language
Indonesia
ISBN/ISSN
978-979-915131-5
Classification
320.53
Content Type
-
Media Type
-
Carrier Type
-
Edition
Cet. 1
Subject(s)
agama islam
Specific Detail Info
-
Statement of Responsibility
John L. Esposito
Other version/related

No other version available

File Attachment
No Data
Comments

You must be logged in to post a comment

Perpustakaan Amir Machmud
  • Information
  • Librarian
  • Admin
  • Penghitung Pengunjung

About Us

Perpustakaan Amir Machmud (NPP. 3171014A0000008) merupakan perpustakaan khusus. Perpustakaan Amir Machmud memiliki slogan “Suluh Bacaan Politik dan Pemerintahan”.

Filosofi slogan tersebut bermakna perpustakaan Amir Machmud dapat menjadi penerang bagi pemustaka dalam mencari sumber informasi sekaligus referensi terkait politik pemerintahan.

Jam Pelayanan

  • Senin-Jum'at 07.30-16.30
  • Sabtu-Minggu Libur

Ikuti di Instagram Tonton di YouTube

© 2026 — Perpustakaan Amir Machmud Kemendagri

Powered by Kementerian Dalam Negeri
Select the topic you are interested in
  • Computer Science, Information & General Works
  • Philosophy & Psychology
  • Religion
  • Social Sciences
  • Language
  • Pure Science
  • Applied Sciences
  • Art & Recreation
  • Literature
  • History & Geography
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Advanced Search
Where do you want to share?