Text
The Righteous Mind: Mengapa Orang Orang Baik Terpecah Karena Politik dan Agama
Dunia akademis Indonesia belum banyak mengenal Haidt. Berbeda dengan Lawrence Kohlberg, salah satu tokoh besar bidang psikologi moral. Selama berpuluh tahun, pandangan arus utama bidang psikologi moral didominasi pandangan Kohlberg: bahwa manusia pada dasarnya rasional, sehingga penilaian moralnya juga kurang lebih rasional. Dalam bukunya, Haidt membahas pandangan Kohlberg di awal, lalu berusaha memaparkan argumen dan bukti bahwa pandangan Kohlberg ternyata tidak tepat, tidak sesuai dengan fitrah manusia sebagaimana ditemukan dalam riset psikologi kognitif dan neurosains. Haidt menunjukkan bahwa manusia mungkin bukan makhluk rasional di bidang moral.
Teori moral Jonathan Haidt, yakni Moral Foundations Theory (MFT), memberikan kerangka untuk memahami fenomena keterbelahan politik. MFT sendiri berdasar bukti bahwa penilaian moral terjadi secara otomatis. Landasan penilaian moral adalah intuisi, bukan pikiran rasional. Dengan kata lain, evaluasi moral menurut pandangan ini lebih mirip dengan penilaian estetis ketimbang penalaran berbasis prinsip. Penalaran dalam moral lebih dipicu oleh tuntutan sosial untuk menjustifikasi reaksi moral intuitif kepada orang lain, ketimbang menemukan kebenaran sejati. Lihat saja “diskusi” moral antarpendukung para mantan capres di sini. Argumentasinya bukan untuk mencari kebenaran, melainkan mencari pembenaran bagi pandangan diri/kubu sendiri dan mematahkan argumen kubu lawan. Tak heran sesat pikir logika bertebaran dalam argumentasi semacam itu.
No other version available