Perpustakaan Amir Machmud

Kementerian Dalam Negeri

  • Home
  • Information
  • News
  • Help
  • Librarian
  • Member Area
  • Select Language :
    Arabic Bengali Brazilian Portuguese English Espanol German Indonesian Japanese Malay Persian Russian Thai Turkish Urdu

Search by :

ALL Author Subject ISBN/ISSN Advanced Search

Last search:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Kacang tidak lupa kulitnya:identitas Gumay, Islam, dan merantau di Sumatra Selatan
Bookmark Share

Text

Kacang tidak lupa kulitnya:identitas Gumay, Islam, dan merantau di Sumatra Selatan

Minako Sakai - Personal Name;

Buku ini merupakan studi etnografis mengenai masyarakat Gumay Sumatera Selatan di Indonesia. Buku ini menelaah bagaimana orang Gumay mendefinisikan identitasnya dalam konteks perubahan sosial dan politik dan tentang proses kontestasi dan negosiasi identitas Gumay. Kajian antropologi ini berdasar dari riset lapangan selama dua tahundi tengah masyarakat. Gumay adalah salah satu dari sejumlah kelompok etnik berbahasa Melayu yang tinggal di dataran tinggi Sumatera Selatan yang tradisinya relatif masih tidak diketahui bukan saja oleh para peneliti melainkan juga orang Indonesia umumnya. Kelompok etnik seperti Kikim, Basemah, Semendo dan Lintang adalah penghuni dataran tinggi berbahasa Melayu ini. Cara produksi utama mereka adalah bercocok tanam, khususnya kopi dan karet. Islam adalah agama yang mengatur adat siklus kehidupan mereka, namun sejumlah ritual atau sedekah memperingati leluhur masih juga dipraktikkan.

Buku ini bertujuan untuk menelaah pentingnya keberlangsungan ritual asal-usul Gumay dalam konteks perubahan sosial yang cepat. Generasi muda orang Gumay berkeinginan untuk menjadi warga negara kelas menengah dan menetap di perkotaan. Kekuatan praktik ritual asal-usul Gumay terletak pada kenyataan bahwa generasi yang lebih muda masih mengaitkan kesuksesan dan kesulitan mereka di perkotaan dengan leluhur mereka. Untuk memperoleh rezeki atau saat mengalami kesulitan di kota atau lokasi merantau, generasi baru Gumay kembali ke tempat asal untuk melaksanakan kewajiban sedekah sebagai bukti mengingat asal mereka. Lingkungan sosial yang berubah dengan cepat di dataran tinggi Sumatera Selatan berkontribusi pada praktik dan kesinambungan ritual asal-usul Gumay dan menjadikan orang Gumay tetap menjaga identitas mereka yang khas.


Availability
#
Perpustakaan Amir Machmud 297.09 MIN i
SJN00004829
Available
Detail Information
Series Title
-
Call Number
297.09 MIN i
Publisher
Jakarta : Yayasan Pustaka Obor Indonesia., 2017
Collation
xii, 414 hlm.; 21 cm
Language
Indonesia
ISBN/ISSN
9786024334697
Classification
297.09 MIN i
Content Type
text
Media Type
-
Carrier Type
-
Edition
Cet. 1
Subject(s)
Islam
Identitas Gumay
Sumatra Selatan
Specific Detail Info
-
Statement of Responsibility
Minako Sakai
Other version/related

No other version available

File Attachment
No Data
Comments

You must be logged in to post a comment

Perpustakaan Amir Machmud
  • Information
  • Librarian
  • Admin
  • Penghitung Pengunjung

About Us

Perpustakaan Amir Machmud (NPP. 3171014A0000008) merupakan perpustakaan khusus. Perpustakaan Amir Machmud memiliki slogan “Suluh Bacaan Politik dan Pemerintahan”.

Filosofi slogan tersebut bermakna perpustakaan Amir Machmud dapat menjadi penerang bagi pemustaka dalam mencari sumber informasi sekaligus referensi terkait politik pemerintahan.

Jam Pelayanan

  • Senin-Jum'at 07.30-16.30
  • Sabtu-Minggu Libur

Ikuti di Instagram Tonton di YouTube

© 2026 — Perpustakaan Amir Machmud Kemendagri

Powered by Kementerian Dalam Negeri
Select the topic you are interested in
  • Computer Science, Information & General Works
  • Philosophy & Psychology
  • Religion
  • Social Sciences
  • Language
  • Pure Science
  • Applied Sciences
  • Art & Recreation
  • Literature
  • History & Geography
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Advanced Search
Where do you want to share?