Teks
Pemilu damai, berintegritas, dan menyejahterakan
Buku yang ditulis oleh sahabat saya,Agun Gunandjar Sudarsa ini memotret realitas penyelenggaraan pemilu.Tentu dengan perspektif tersendiri, mengingat penulis adalah seorang yang menjadi bagian dari peserta pemilu sekaligus punya pengalaman panjang sebagai wakil rakyat
H. Bambang Soesatyo, SE, MBA,
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR) RI
Buku yang ditulis oleh Agun Gunandjar Sudarsa ini telah menambah khazanah keilmuan/pemikiran kepemiluan sekaligus mengingatkan masyarakat luas akan pentingnya penyelenggaraan pemilu berintegritas sebagai pintu masuk terwujudnya good governance.
Dr. Harjono, SH, MCL, Ketua Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) RI
"Buku yang ditulis oleh Agun Gunandjar Sudarsa ini membuka cakrawala lebih luas dalam hal melihat pemilu dan dinamika di dalamnya. Agun juga menyorot bahwa pemilu bukan hanya rutinitas lima tahunan sebagai sarana formil suksesi kepemimpinan,tetapi pemilu harus menyejahterakan.
Abhan, SH, MH, Ketua Badan Pengawas Pemilu (BAWASLU) RI
Buku ini menunjukkan idealisme seorang politisi senior, bahwa pemilu sebagai manifestasi demokrasi dan kedaulatan rakyat haruslah dilalui secara damai dan penuh integritas,dengan muara akhir adalah untuk menyejahterakan rakyat.
Dr. Anwar Usman, SH, MH, Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) RI
Buku karya Agun Gunanjar Sudarsa ini sangat penting untuk dibaca oleh semua kalangan yang meyakini pentingnya sebuah pemilu untuk membangun Indonesia raya yang lebih sejahtera. Penyelenggaraan pemilu harus berkualitas dan berintegritas sehingga menghasilkan parlemen dan pemerintahan baru yang tidak hanya berkualitas saja, tetapi juga memiliki legitimasi tinggi. Dengan cara demikian, mereka dapat bekerja efektif untuk membangun kemakmuran dan keadilan sosial.
Dr. Valina Singka Subekti, MSi, Anggota KPU 2001-2007 dan Anggota DKPP
Penulis berhasil merangkum harapan akan demokratisasi dan sistem kepemiluan yang berkualitas.Tentu saja, kualitas pemilu sangat ditentukan sejauh mana norma dan etika dijunjung tinggi oleh penyelenggara maupun peserta pemilu. Hal ini harus terus dijaga oleh seluruh stakeholder, karena muara dari semuanya adalah lahirnya pemimpin-pemimpin yang berorientasi pada kesejahteraan rakyat
Dr.Alfitra Salamm.APU, Ketua Umum Asosiasi Ilmu Politik Indonesia (AIPI)
No other version available