Perpustakaan Amir Machmud

Kementerian Dalam Negeri

  • Home
  • Information
  • News
  • Help
  • Librarian
  • Member Area
  • Select Language :
    Arabic Bengali Brazilian Portuguese English Espanol German Indonesian Japanese Malay Persian Russian Thai Turkish Urdu

Search by :

ALL Author Subject ISBN/ISSN Advanced Search

Last search:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Anregurutta Ambo Dalle : maha guru dari bumi Bugis
Bookmark Share

Text

Anregurutta Ambo Dalle : maha guru dari bumi Bugis

Nasruddin Anshoriy, M., - Personal Name; Zawawi Imron, D. - Personal Name;

Kharismah gurutta Ambo Dalle menjadi daya tarik bagi masyarakat untuk datang ke Mangkoso menuntut ilmu agama Islam. Waktu yang relatif singkat, MAI Mangkoso berkembang dengan pesat. Anregurutta mengelola MAI mengacu pada realitas sosial budaya masyarakat. Karena masyarakat berhadapan dengan masalah moral, maka gurutta lebih fokus pada pengajaran akhlak berdasarkam Al- Quran. Selain al- Quran sebagi referensi utama, diajarkan juga tafsir, hadist, tauhid, fiqih, ushul fiqih dan sejarah Islam. Anregurutta berhasil memimpin pesantren dengan prinsip melaksanakan pembaruan nilai Islam dengan tidak meninggalkan khasanah budaya Bugis. Di arena kultur dan tradisi bugis, Anregurutta bisa menerjemahkan agama Islam secara pas dengan memunculkan simbol baru yang diterima semua kalangan.

Pada bagian keempat, penulis membahas terkait sejarah berdirinya salah satu organisasi berpengaruh di Indonesia khususnya di Sulawesi Selatan, yaitu DDI. Singkatan dari Darud Dakwah wal- Irsyad. DDI merupakan perwujudan pengembangan MAI Mangkoso. Nama DDI adalah permufakatan alim ulama ahlisunnah wal jamaah di bawah kepemimpinan Anregurutta Ambo Dalle. Melalui DDI, Anregurutta menyatukan seluruh potensi MAI yang ada di daerah dan menatanya untuk membenahi sepak terjang umat Islam bagi masa depan Sulawesi Selatan. Pada bagian ini, penulis mengisahkan bagaimana situasi sulit di tengah berdirinya DDI, yaitu terjadinya pembantaian yang dilakukan pasukan Westerling di Sulawesi Selatan.

Pada bagian keenam dari buku ini, penulis mengisahkan dinamika dan peristiwa yang terjadi dalam organisasi DDI. Termasuk rentetan peristiwa yang dialami DDI ketika Anregurutta berada di dalam hutan kurang lebih 8 tahun lamanya. Selama ditinggalkan Andregurutta, DDI telah melakukan empat kali muktamar. Peristiwa yang mengharukan terjadi pada muktamar DDI ke- 10 pada tahun 1965, ketika Anregurutta kembali dari hutan dan terpilih kembali memimpin DDI. Muktamar ini sempat disabotase oleh orang-orang PKI kala itu. Pada muktamar berikutnya, penulis menggambarkan jika dalam tubuh DDI mulai muncul persaingan pengaruh. Khususnya bagi tokoh DDI yang terlibat politik praktis. Salah satu isu yang diperdebatkan dengan sangat alot adalah masalah lambang DDI.

Pada bagian akhir buku ini, penulis membeberkan keberhasilan dan pengaruh Anregurutta Ambo Dalle dan DDI dalam mengemban visi pendidikan, dakwah dan sosial di Indonesia. Mengutip pernyataan K.H. Syamsul Bahri, seorang santri dan sahabat Anregurutta Ambo Dalle menyatakan bahwa DDI telah tersebar ke 14 provinsi di Indonesia dengan berbagai lembaga pendidikan berbentuk pesantren atau pun madrasah. Selain madrasah, DDI juga telah mendirikan perguruan tinggi Islam, Univeraitas DDI yang berpusat di Parepare. Fakultas Tarbiyah UI DDI dibentuk di Pinrang dan Fakultas Syariah di Mangkoso. Sementara, Fakultas Tarbiyah di Parepare di integrasikan menjadi Fakultas Tarbiyah IAIN Alauddin. Ini lah menjadi cikal bakal IAIN Parepare yang ada hari ini.

Buku ini terasa sempurna karena dikuatkan dengan kata pengantar dan epilog dari tokoh terkemuka yang juga bagian tak terpisah dari DDI, yaitu Prof. K.H. Alie Yafie, Prof. Dr. Nurhayati Rahman dan Dr. Anhar Gongong. Ketiga tokoh ini memberikan penguatan dari fakta dan peristiwa sehingga menambah khasanah pengetahuan yang tertuang dalam buku ini. Kekurangan buku ini karena penulis buku seringkali mengungkapkan fakta sejarah secara berulang dan tidak menguraikannya secara sistematik, sehingga menimbulkan kebingungan pembaca dalam memahami sejarah dan peristiwa.


Availability
#
Location name is not set 920 NAS a
SJN00004960
Available
Detail Information
Series Title
-
Call Number
920 NUS a
Publisher
Yoyakarta : Tiara Wacana., 2009
Collation
xxix, 179 hlm. : ilus. ; 21 cm.
Language
Indonesia
ISBN/ISSN
978-979-1262-24-8
Classification
920
Content Type
text
Media Type
-
Carrier Type
-
Edition
Cet. 1
Subject(s)
Abdurrahman Ambo Dalle,
Specific Detail Info
-
Statement of Responsibility
H.M. Nasruddin Anshoriy ; penyunting, D. Zawawi Imron
Other version/related

No other version available

File Attachment
No Data
Comments

You must be logged in to post a comment

Perpustakaan Amir Machmud
  • Information
  • Librarian
  • Admin
  • Penghitung Pengunjung

About Us

Perpustakaan Amir Machmud (NPP. 3171014A0000008) merupakan perpustakaan khusus. Perpustakaan Amir Machmud memiliki slogan “Suluh Bacaan Politik dan Pemerintahan”.

Filosofi slogan tersebut bermakna perpustakaan Amir Machmud dapat menjadi penerang bagi pemustaka dalam mencari sumber informasi sekaligus referensi terkait politik pemerintahan.

Jam Pelayanan

  • Senin-Jum'at 07.30-16.30
  • Sabtu-Minggu Libur

Ikuti di Instagram Tonton di YouTube

© 2026 — Perpustakaan Amir Machmud Kemendagri

Powered by Kementerian Dalam Negeri
Select the topic you are interested in
  • Computer Science, Information & General Works
  • Philosophy & Psychology
  • Religion
  • Social Sciences
  • Language
  • Pure Science
  • Applied Sciences
  • Art & Recreation
  • Literature
  • History & Geography
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Advanced Search
Where do you want to share?