Perpustakaan Amir Machmud

Kementerian Dalam Negeri

  • Home
  • Information
  • News
  • Help
  • Librarian
  • Member Area
  • Select Language :
    Arabic Bengali Brazilian Portuguese English Espanol German Indonesian Japanese Malay Persian Russian Thai Turkish Urdu

Search by :

ALL Author Subject ISBN/ISSN Advanced Search

Last search:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Tangklukan, Abangan, dan Tarekat: Kebangkitan Agama di Jawa
Bookmark Share

Text

Tangklukan, Abangan, dan Tarekat: Kebangkitan Agama di Jawa

Ahmad Syafi'i Mufid - Personal Name;

Membaca trend keberagamaan di Indonesia dewasa ini, terlihat sekali bahwa spirit agama belum menjadi common denominator (kalimatun sawa’) dalam merancang etika kebangsaan dan kenagaraan. Yang terjadi agaam justru dijadikan komoditas kepentingan (politik, ekonomi, budaya, dan sebagainya), sehingga pesan agama dalam membangun persaudaraan dan perdamaian seringkali tersendat, terlantar, bahkan tergadaikan. Sejarah mencatat bahwa sidang konstutuante tahun 1950-an gagal mencapai kesepakatan dikarenakan elite politik menjadikan agama sebagai komoditas kepentingan, sehingga rumusan agenda kebangsaan gagal terwujud. Berbeda dengan yang dilakukan para Wali Songo. Agama ditangan para wali justru tampil sebagai spirit dalam melakukan kerja-kerja kebangsaan. Spirit agama tampil digarda depan untuk membuka kran-kran penindasan dan penjajahan. Spirit keberagamaan Wali Songo inilah yang coba ditelaah lebih mendalam dalam buku "Tangklukan, Abangan, dan Tarekat; Kebangkitan Agama di Jawa". Penulis melihat bahwa para wali mampu menampilkan agama sebagai spirit persaudaraan dan perdamaian. Agama tidak melihat perbedaan status sosial masyarakat tertentu. Pesan keberagamaan para wali itu kemudian dilanjutkan para kiai di Jawa. Buku secara kritis membaca gerakan perdamaian dakwah agama KH Ahmad Durri Nawawi, mursyid tarekat Qodiriyah wan Naqsyabandiyah Kajen Pati Jawa Tengah. Para kiai pemimpin tarekat di Indonesia telah membawa agama Islam dengan strategi yang sangat halus, damai, dan moderat. Jalan moderat para kiai tarekat tersebut terlihat ketika mereka mengajak umat memeluk agama. Mereka tidak pernah memaksakan agama Islam kepada masyarakat. Mereka lebih concern mengajak masyarakat untuk menebarkan persaudaraan. Terbukti, para kiai bisa tampil berdakwah dengan lapisan masyarakat yang beragam. Gus Mik Kediri, misalnya, justru tampil dengan para preman, germo, dan para gelandangan di Surabaya dan sekitarnya. Pendiri NU, KH Hasyim Asy’ari justru memilih desa Tebuireng sebagai tempat pesantren, padahal Tebuireng waktu itu merupakan markas besar para bromocoroh (penjahat). Demikian juga KH As’ad Samsul Arifin yang mampu mengakrabi pimpinan bromocoroh daerah Tapal kuda, sehingga banyak pengikutnya yang masuk Islam kepada Kiai As’ad. Dalam konteks perjuangan membela kemerdekaan, merekalah yang mampu memobilisasi massa dalam mengusir berbagai tindak penjajahan. Bahkan ketika melakukan pertempuran di Ambarawa Jawa tengah, banyak para kiai yang gugur, termasuk KH Mahfudh Salam, ayah KH MA. Sahal Mahfudh (hal. 230).


Availability
#
Perpustakaan Amir Machmud 297.61 AHM t
SJN00005885
Available
Detail Information
Series Title
-
Call Number
297.61 AHM t
Publisher
Jakarta : Yayasan Obor Indonesia., 2006
Collation
xi, 321 hlm. ; 21 cm.
Language
Indonesia
ISBN/ISSN
979-461-593-5
Classification
297.61
Content Type
text
Media Type
-
Carrier Type
-
Edition
Ed. 1
Subject(s)
Sosiologi Islam
Specific Detail Info
-
Statement of Responsibility
Ahmad Syafi'i Mufid ; pengantar, Moeslim Abdurrahman
Other version/related

No other version available

File Attachment
No Data
Comments

You must be logged in to post a comment

Perpustakaan Amir Machmud
  • Information
  • Librarian
  • Admin
  • Penghitung Pengunjung

About Us

Perpustakaan Amir Machmud (NPP. 3171014A0000008) merupakan perpustakaan khusus. Perpustakaan Amir Machmud memiliki slogan “Suluh Bacaan Politik dan Pemerintahan”.

Filosofi slogan tersebut bermakna perpustakaan Amir Machmud dapat menjadi penerang bagi pemustaka dalam mencari sumber informasi sekaligus referensi terkait politik pemerintahan.

Jam Pelayanan

  • Senin-Jum'at 07.30-16.30
  • Sabtu-Minggu Libur

Ikuti di Instagram Tonton di YouTube

© 2026 — Perpustakaan Amir Machmud Kemendagri

Powered by Kementerian Dalam Negeri
Select the topic you are interested in
  • Computer Science, Information & General Works
  • Philosophy & Psychology
  • Religion
  • Social Sciences
  • Language
  • Pure Science
  • Applied Sciences
  • Art & Recreation
  • Literature
  • History & Geography
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Advanced Search
Where do you want to share?