Text
Indonesie op de weg naar de Democratie : Indonesia menudju Demokrasi
Ketika tentara Serikat dan Belanda sesudah perang Pasifik kembali ke Indonesia, maka didapatnja keadaan disini katjau dan banjak sangkut-pautnja,
Selainnja kekatjauan tampak pada tiap2 negeri jang menderita karena pendudukan, keadaan dinegeri inipun banyak pula sangkut-pautnja karena akibat perbuatan Djepany jang mempergunakan dan membelokkan aliran-aliran rohan, dinegeri ini dengan tjara jang sangat tjerdik — kalau tidak dikatakan tjara jang busuk — mula2 untuk keperluan ekonomi-perang dan politik Djepang dan kemudian sesudah kemungkinan akan menang perang itu bertukar, maka aliran2 itu digunakannja untuk politik Djepang jang ditudjukan untuk menimbulkan kekatjauan di Asia-Timur dengan maksud supaja negara Djepang sesudah perang lebih mudah dapat membangun kembali negaranja seperti sediakala.
Akan lebih mudah rasanja djika keadaan jang didapati sesudah perang itu dapat diterangkan sebagai suatu hasil perbuatan Djepang semata-mata.
Tetapi tidaklah demikian halnja, Apakah jang terdjadi? Sedjak pendudukan dimulai, Djepang tidak sedikitpun bimbang untuk menarik keuntungan sepenuhnja dari kemungkinan jang banjak timbul karena keadaan itu. Negeri2 Barat pada permulaan perang kehilangan pengaruh banjak sekali. karena ber-turut2 mengalami kekalahan; hal itu digunakan oleh Djepang sepenuhnja, Dalam pada itu bangsa Djepang mendjaga supaja tidak menimbulkan kesan, bahwa ia se-mata” datang sebagai militer jang menang perang, jang kemudian akan mengambil pimpinan.
No other version available