Text
Muslihat, politik, & rencana ekonomi berjuang
Cita-cita Tan Malaka agar Indonesia meredeka 100% pernah dirumuskan dalam sebuah brosur politik ekonomiyang berjudul politik yang ditulis di tengah suasan peperangan besar Surabaya tahun 1945. Selain brosur politik, di tahun yang sama Tan Malaka juga menulis dua brosur lainnya yaitu :Muslihat dan rencana ekonomi berjuang."Buku ini merupakan gabungan dari tiga brosur politik ekonomi Tan Malak yang pada tahun 1945 beredar dengan sangat terbatas. Buku ini dituturkan dalam gaya naskah drama, yaitu percakapan antara kelima tokoh yang oleh Tan Malaka dijuluki "para pendakwa modern", yakni: Godam (wakil kaum buruh), Pacul (wakil kaum tani), Denmas (wakil priyayi). Toke (wakil kelas pedagang), dan Mr. Apal (wakil kaum intelektual).
No other version available