Text
Majalah Tempo April 2018
Pada bulan April 2018, Majalah Tempo memuat lima edisi. Edisi pertama yang dibahas adalah tentang "Gatot Nurmantyo: Saya Bukan Pelacur Politik" yang diterbitkan pada 2-8 April 2018. Dalam liputan tersebut, Gatot Nurmantyo yang telah pensiun dari militer berencana untuk maju dalam pemilihan presiden 2019 dan menjadi rival dari calon presiden petahana Joko Widodo. Partai Gerindra mengumumkan bahwa Gatot telah mendaftar sebagai calon presiden dari partai tersebut. Hal ini menghangatkan lagi dunia politik Indonesia. Edisi Majalah Tempo selanjutnya, yaitu edisi 9-15 April 2018, mengangkat tema "Perang Bintang Sengketa Tambang". Konflik lahan antara PT Sebuku Iron Lateritic Ores (SILO) dan PT Multi Saran Agro Mandiri (MSAM) di Kotabaru, Kalimantan Selatan semakin memanas, di mana kedua belah pihak melibatkan aparat untuk menangani perselisihan yang tak kunjung mereda. SILO mengandalkan bantuan tentara, sedangkan MSAM mengajak kepolisian. Setiap pihak melibatkan jenderal berbintang. Ternyata, konflik ini tidak hanya bermula dari tumpang-tindih lahan konsesi, melainkan juga terkait cadangan batu bara hingga 100 juta ton. Kemudian, Tempo mengambil tema "Malapetaka di Teluk Balikpapan" yang terbit 16-22 April 2018. Edisi tersebut membahas Pipa bawah laut milik PT Pertamina patah dan menumpahkan puluhan ribu barel minyak di Teluk Balikpapan. Sedikitnya 13 ribu hektare area perairan menghitam tercemar minyak. Minyak yang menggumpal di permukaan laut itu juga sempat terbakar dan melalap buritan kapal kargo MV Ever Judger. Lima orang tewas dan Pertamina bergula membersihkan teluk. Ada pun, terbitan Majalah Tempo edisi 23-29 April 2018 bertemakan "Persekutuan Ganjil Jokowi-Prabowo". Tempo mengulas deklarasi Prabowo Subianto yang terhalang oleh partai koalisi yang belum satu suara. Termasuk soal calon wakil presiden yang akan diusung. Istana ikut-ikutan melobi Prabowo dengan menawarinya menjadi calon wakil presiden mendampingi Joko Widodo. Belakangan, tawaran itu berubah menjadi dorongan agar Prabowo menjadi calon presiden. Edisi terakhir "Menuju Laga Berikutnya" 30 April-6 Mei 2018, Tempo membahas sejumlah lembaga survei yang menjagokan Presiden Joko Widodo pada pemilihan 2019. Nama-nama calon penantang Jokowi sudah dikantongi. Ia pun telah menggodok sejumlah strategi pemenangan, termasuk kemungkinan menghadapi kotak kosong. Mengantisipasi serangan isu anti-Islam dan pro-Partai Komunis Indonesia, Jokowi giat menyambangi pesantren dan ulama.
No other version available