Perpustakaan Amir Machmud

Kementerian Dalam Negeri

  • Home
  • Information
  • News
  • Help
  • Librarian
  • Member Area
  • Select Language :
    Arabic Bengali Brazilian Portuguese English Espanol German Indonesian Japanese Malay Persian Russian Thai Turkish Urdu

Search by :

ALL Author Subject ISBN/ISSN Advanced Search

Last search:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Pembalasan Dendam Diponegoro
Bookmark Share

Text

Pembalasan Dendam Diponegoro

Martin Bossenbroek - Personal Name;

Dalam Pembalasan Dendam Diponegoro, Martin Bossenbroek menyampaikan kisah besar tentang awal dan akhir Hindia Belanda yang penuh kekerasan, sesuai dengan yang dialami tokoh-tokoh pemeran utama dari kedua belah pihak. Martin Bossenbroek mengisahkan secara menarik dua episode dalam sejarah kolonial Belanda di Hindia Belanda. Episode pertama yang dilukiskannya adalah perang besar “Perang Jawa” , pada awal abad ke-19. Episode kedua adalah masa awal abad ke-20, masa perjuangan untuk kemerdekaan Indonesia dan akhir penjajahan Belanda. Subjudul buku oleh penulis disebut: “Awal dan Akhir penjajahan Belanda”

Melalui tokoh Diponegoro, Bossenbroek mengupas berbagai perspektif terbaru tentang realita kolonialisme yang dipahami dalam konteks masyarakat Belanda dan Indonesia. Sebagai penulis Belanda dapat dimengerti jika konteks perspektif Belanda lebih kuat dan lebih jelas terartikulasi jika dibandingkan dengan sudut pandang Indonesia dalam memandang realita era penjajahan. Meski demikian, Bossenbroek terlihat jelas berusaha bersikap adil dan upayanya untuk menyajikan pandangan seobjektif mungkin. Dalam dunia pergerakan Indonesia dan perjuangan untuk meraih kemerdekaan, Diponegoro telah menjadi sumber inspirasi tentang kekuatan yang dapat dibangkitkan oleh masyarakat Indonesia untuk menentang dominasi dan hegemoni negara kolonial

Tokoh Diponegoro ditempatkan oleh Bossenbroek untuk mempertemukan pandangan yang diametral antara posisi Belanda dan Indonesia dalam periode revolusi kemerdekaan (1945-1949). Contohnya adalah “posisi yang salah” dari tokoh-tokoh penting dalam penegakan kekuasaan kolonial Belanda, yaitu Jendral de Kock dari masa Perang Diponegoro dengan van Mook yang menjadi tokoh penting Belanda di era Revolusi Kemerdekaan Indonesia.


Availability
#
Perpustakaan Amir Machmud (900) 959.802 MAR p
SJN00007181
Available
Detail Information
Series Title
-
Call Number
959.802 MAR p
Publisher
Jakarta : Yayasan Pustaka Obor Indonesia., 2023
Collation
xiv, 655 hlm,; ilus, 16x24 cm
Language
Indonesia
ISBN/ISSN
978-623-321-253-3
Classification
959.802
Content Type
text
Media Type
-
Carrier Type
-
Edition
Cet. 1
Subject(s)
Sejarah
perang dekolonisasi (1945-1949)
Specific Detail Info
-
Statement of Responsibility
Martin Bossenbroek
Other version/related

No other version available

File Attachment
No Data
Comments

You must be logged in to post a comment

Perpustakaan Amir Machmud
  • Information
  • Librarian
  • Admin
  • Penghitung Pengunjung

About Us

Perpustakaan Amir Machmud (NPP. 3171014A0000008) merupakan perpustakaan khusus. Perpustakaan Amir Machmud memiliki slogan “Suluh Bacaan Politik dan Pemerintahan”.

Filosofi slogan tersebut bermakna perpustakaan Amir Machmud dapat menjadi penerang bagi pemustaka dalam mencari sumber informasi sekaligus referensi terkait politik pemerintahan.

Jam Pelayanan

  • Senin-Jum'at 07.30-16.30
  • Sabtu-Minggu Libur

Ikuti di Instagram Tonton di YouTube

© 2026 — Perpustakaan Amir Machmud Kemendagri

Powered by Kementerian Dalam Negeri
Select the topic you are interested in
  • Computer Science, Information & General Works
  • Philosophy & Psychology
  • Religion
  • Social Sciences
  • Language
  • Pure Science
  • Applied Sciences
  • Art & Recreation
  • Literature
  • History & Geography
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Advanced Search
Where do you want to share?