Text
Hizbut Tahrir Indonesia : gagal paham khilafah
Di tengah kondisi perubahan zaman seperti ini umat islam khususnya membutuhkan bimbingan yang dapat membantu mereka untuk dapat memilih pelbagai konsekuensi perubahan itu. Karena itu upaya yang serius dalam mengikat secara komprehensif ayat-ayat Al Quran menjadi niscaya dan harus dilakukan tanpa mengenal lelah. Justru disinilah umat Islam ditantang untuk dapat menjawab setiap perubahan yang terjadi dalam kehidupan umat manusia dengan tetap berpegang teguh pada nilai-nilai dan prinsip-prinsip universal Al Quran. Buku ini adalah salah satu upaya tersebut agar umat Islam tidak diperdaya dengan pemahaman yang kurang tepat.
Buku ini mencoba mengupas tema kontroversial yang sedang diperbincangkan kalangan generasi muda yang tergabung dalam aliansi HTI. Mereka menganggap sistem khilafah hukumnya wajib tegak dimuka bumi dan diatas satu komando. Namun, saudara Makmur Rasyid mengkritik pemikiran tersebut dengan menyajikan argumentasi yang cukup menarik, menggunakan alur logika teks dan konteks serta mencoba untuk mengkontekstualisasi ayat-ayat Al Quran. Kesimpulannya bahwa sistem khilafah tidak memiliki dasar atau fondasi yang kuat di dalam kerangka hidup beragama dan bermasyarakat. Saya mengapresiasi buku ini dan menganjurkan kepada setiap lapisan masyarakat untuk membacanya untuk memperkaya wawasan tentang kontroversi model negara yang berdasarkan khilafah. Karya ini mencoba mengantarkan kita untuk tidak terjebak pada dalil-dalil Al Quran yang simbolik dan tak mendalam secara substantif.
Buku ini memeberikan kritik terhadap pandangan kelompok masyarakat yang mengusung konsep khilafah dalam konteks kekinian. Penulis buku ini mengakui bahwa demokrasi yang dipilih masyarakat Indonesia dan ditopang oleh ideologi Pancasila bukanlah ideologi yang sempurna dan bersifat mutlak. Tetapi untuk saat ini itulah yang ideal di dalam menjaga kestabilan, merawat kebhinekaan dan menjaga keharmonisan untuk beragama. Sistem khilafah, menurutnya hanyalah utopia dan mengklaim ideologi khilafah sebagai ajaran yang diperintahkan oleh agama sangatlah tidak berdasar sama sekali. Pancasila dipandang ideal untuk dijadikan payung bernegara dan berbangsa.
No other version available