Computer File
BOOK SERIES: DEMOKRASI DAN OTONOMI DAERAH DINASTI POLITIK DAN DEMOKRASI LOKAL
Pascatumbangnya rezim Orde Baru yang sentralistik lahirlah kemudian
undang-undang otonomi daerah, dimana daerah diberikan kewenangan
untuk mengurus rumah tangganya sendiri untuk kepentingan masyarakat
luas. Tetapi kita tahu, pada kenyataannya muncul pelbagai macam paradoks
yang bertententangan dengan keinginan kebijakan otonomi daerah itu
sendiri. Dalam kaitan ini, di banyak daerah bermunculan fenomena dinasti
politik, oligarki lokal, politik transaksional, perilaku koruptif pejabat daerah,
dan lain-lain. Para elit lokal biasanya memanfaatkan jabatan sosial,
karisma, jaringan akar rumput, atau dukungan dari perusahaan tertentu
dalam upaya merebut kekuasaan di daerah. Dengan kata lain, pesta
demokrasi di daerah hanya sekadar seremonial peralihan kekuasaan dari
satu aktor ke aktor berikutnya dengan masih berputar-putar di lingkaran
dinasti dan oligarki lokal. Inilah paradoks implementasi otonomi daerah
yang saat ini masih menjadi tantangan bagi masyarakat di daerah dan
demokrasi lokal.
Buku ini merupakan kumpulan tulisan (book chapters) yang mengulas
tentang bagaimana praktik demokrasi di tingkat lokal, baik pada kajian
yang sifatnya konstruktif maupun destruktif. Semua tulisan yang ada dalam
buku ini mengeksplorasikan fenomena-fenomena demokrasi pada aras
lokal dengan memotret dari pelbagai macam sudut pandang. Buku ini hadir
sebagai respon dari para penulis yang sangat compatible untuk kalangan
akademisi, peneliti, yang memfokuskan diri pada kajian demokrasi, politik
lokal, maupun kepartaian. Juga untuk para mahasiswa di fakultas ilmu
sosial dan ilmu politik, para politisi, pengamat, serta masyarakat umum
yang memiliki minat untuk mengetahui sepak terjang demokrasi baik di
tingkat lokal maupun nasional.
No other version available