Text
Ruang Gerak Kaum Islamis di Indonesia
Buku yang berasal dari laporan penelitian ini mengkaji tentang pergeseran ruang pendukung dengan fokus pada pergeseran ruang di lembaga-lembaga publik, seperti Pemerintah Daerah dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Dalam beberapa tahun terakhir, ada kekhawatiran terhadap “infiltrasi” gerakan radikal dan ekstrem di lingkungan pemerintah dan perusahaan milik negara. Kecenderungan ini menjadi paradoks karena lembaga negara seharusnya menjadi tempat yang aman bagi semua warga negara yang sejajar. Oleh karena itu, tekanan terhadap pimpinan lembaga publik menguat untuk menangkal pengaruh gerakan radikal dan ekstrem. Hasilnya, belakangan terjadi sejumlah perubahan kultural dan struktural yang cukup nyata menggoyahkan kemapanan kekuatan-kekuatan radikal dan ekstrem di lembaga publik. Meski demikian, sebagaimana dapat dibaca di bab-bab dalam buku ini, proses perubahan tersebut tidak selalu berjalan linier, tetapi disertai dengan dinamika dan kontestasi yang terus berlangsung. Hal ini mengkonfirmasi bahwa persebaran gagasan radikal dan toleran turut tidak dapat dilepaskan dari faktor lingkungan pendukung (enabling environment).
No other version available