Teks
Agora Demokrasi
Buku Agora Demokrasi: Guratan Ringkas tentang Kuasa, Demokrasi, dan Kebijakan Publik merangkum lebih dari satu dekade catatan kritis penulis tentang perjalanan demokrasi Indonesia. Artikel-artikel yang pernah tayang di media cetak lokal dan nasional ini membentang pelbagai isu: etika politik, disfungsi partai, tarik-menarik kepentingan eksekutif-legislatif, problem birokrasi dan krisis integritas ASN. Ditulis dengan gaya reflektif namun tajam, buku ini tidak berhenti pada kritik, tetapi juga menawarkan perspektif dan jalan keluar atas persoalan yang berulang dari masa ke masa. Lebih dari sekadar opini, karya ini menjadi pengingat bahwa demokrasi bukan hanya ritual politik, melainkan ruang bersama yang mesti terus dijaga agar tetap sejalan dengan semangat reformasi.
"Karya ini mengingatkan kita pada esensi demokrasi yang sejatinya bertumpu pada diskursus, akuntabilitas, etika, dan keberpihakan pada kepentingan rakyat. Melalui bahasa yang renyah sekaligus bernas, ia mengajak pembaca tidak hanya memahami realitas politik kita, tetapi juga merenungkan arah perbaikannya" (Titi Anggraini, Pembina Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi)
"Buku ini memperkaya wacana demokrasi Indonesia dengan analisis kritis atas praktik politik, birokrasi, dan kebijakan publik. la tidak hanya mengurai problem mendasar (dari krisis etika politik, disfungsi partai, hingga lemahnya akuntabilitas pemerintahan), tetapi juga menawarkan perspektif dan solusi yang relevan" (Abdul Gaffar Karim, Ketua Departemen Politik dan Pemerintahan Universitas Gadjah Mada)
"Semangat awal otonomi daerah dalam implementasinya masih jauh dari harapan. Banyak penarikan kewenangan oleh pemerintah pusat, yang sebelumnya sudah didelegasikan kepada pemerintah daerah, bahkan hingga ke tingkat kecamatan. Kondisi itu jelas membuat para kepala daerah tidak lagi memiliki sumber keuangan dan kewenangan yang memadai. Dalam konteks itu, buku ini mampu mengulas dengan apik fenomena di atas sebagaimana terurai pada Bab 4, 5, dan 9. Saya mengapresiasi upaya pendedahan yang dilakukan penulis" (M. Ryaas Rasyid, Menteri Negara Otonomi Daerah 1999-2000)
"Membaca buku Agora Demokrasi yang ditulis Mas Ilham ini memaksa kita untuk berpikir runut, melakukan analisis secara sistematis, dan tidak gampang tergoda oleh sensasionalisme para demagog di ruang publik." (Jazilul Fawaid, Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa di DPR-RI)
No other version available