Perpustakaan Amir Machmud

Kementerian Dalam Negeri

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa
    Arabic Bengali Brazilian Portuguese English Espanol German Indonesian Japanese Malay Persian Russian Thai Turkish Urdu

Search by :

ALL Author Subject ISBN/ISSN Advanced Search

Last search:

{{tmpObj[k].text}}
Image of 1965 Pada Masa Kini : Hidup dengan Warisan Peristiwa Pembantaian Massal
Bookmark Share

Text

1965 Pada Masa Kini : Hidup dengan Warisan Peristiwa Pembantaian Massal

Gerry Van Klinken - Personal Name; Geoffrey Robinson - Personal Name; Antonius Sumarwan, SJ - Personal Name; Martijn Eickhoff - Personal Name;

Soeharto tumbang pada 1998, tetapi warisan narasi Orde Baru tentang G30S dan kekerasan massal setelahnya tetap membayangi ingatan kolektif Indonesia hingga kini. Pembantaian terhadap sekitar setengah juta warga Indonesia sengaja dilupakan—dinormalisasi, dipinggirkan, atau bahkan dipertanyakan.

Sebagian masyarakat menuntut negara mengungkap kebenaran tragedi 1965, mengakui perannya dalam kekerasan tersebut, dan memulihkan hak-hak para korban. Sementara itu, sebagian lainnya dengan keras menolak langkah-langkah ini dan menilainya sebagai tanda kebangkitan kembali PKI. Enam puluh tahun berlalu, peristiwa 1965 tetap menjadi arena pergulatan sosial-politik, hukum, dan budaya di Indonesia.

Buku ini merupakan terjemahan edisi khusus Journal of Genocide Research. Melalui sembilan artikel, para penulis menelusuri bagaimana kekerasan 1965 terjadi, bagaimana masyarakat memaknainya, serta apa revelansinya bagi Indonesia dan dunia saat ini.

Soeharto tumbang pada 1998, tetapi warisan narasi Orde Baru tentang G30S dan kekerasan massal setelahnya tetap membayangi ingatan kolektif Indonesia hingga kini. Pembantaian terhadap sekitar setengah juta warga Indonesia sengaja dilupakan—dinormalisasi, dipinggirkan, atau bahkan dipertanyakan.

Sebagian masyarakat menuntut negara mengungkap kebenaran tragedi 1965, mengakui perannya dalam kekerasan tersebut, dan memulihkan hak-hak para korban. Sementara itu, sebagian lainnya dengan keras menolak langkah-langkah ini dan menilainya sebagai tanda kebangkitan kembali PKI. Enam puluh tahun berlalu, peristiwa 1965 tetap menjadi arena pergulatan sosial-politik, hukum, dan budaya di Indonesia.

Buku ini merupakan terjemahan edisi khusus Journal of Genocide Research. Melalui sembilan artikel, para penulis menelusuri bagaimana kekerasan 1965 terjadi, bagaimana masyarakat memaknainya, serta apa revelansinya bagi Indonesia dan dunia saat ini.


Availability
#
Perpustakaan Amir Machmud (900) 959.8036 ANT s
SJN00009144
Available
Detail Information
Series Title
-
Call Number
959.8036 ANT s
Publisher
Jakarta : PT Gramedia., 2025
Collation
xvi + 294 hlm, ; 15 cm x 23 cm
Language
Indonesia
ISBN/ISSN
9786231345189
Classification
959.8036
Content Type
text
Media Type
-
Carrier Type
-
Edition
Cet. 1
Subject(s)
Sejarah
Sejarah Indonesia
1965
Specific Detail Info
-
Statement of Responsibility
Antonius Sumarwan, SJ
Other version/related

No other version available

File Attachment
No Data
Comments

You must be logged in to post a comment

Perpustakaan Amir Machmud
Informasi Pustakawan Buku Tamu Pustakawan Area
Tentang Kami

Perpustakaan Amir Machmud (NPP. 3171014A0000008) merupakan perpustakaan khusus. Perpustakaan Amir Machmud memiliki slogan “Suluh Bacaan Politik dan Pemerintahan”.

Filosofi slogan tersebut bermakna perpustakaan Amir Machmud dapat menjadi penerang bagi pemustaka dalam mencari sumber informasi sekaligus referensi terkait politik pemerintahan.

Jam Pelayanan
Senin - Kamis 07.30 - 16.00
Jum'at 07.30 - 16.30
Sabtu - Minggu Libur
Instagram YouTube

© 2026 — Perpustakaan Amir Machmud

Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia
Dikelola oleh Tim IT Perpustakaan Kemendagri
Select the topic you are interested in
  • Computer Science, Information & General Works
  • Philosophy & Psychology
  • Religion
  • Social Sciences
  • Language
  • Pure Science
  • Applied Sciences
  • Art & Recreation
  • Literature
  • History & Geography
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Advanced Search
Where do you want to share?