/home/u612842942/domains/perpustakaan.kemendagri.go.id/public_html/opac/lib/SearchEngine/DefaultEngine.php:610 "Search Engine Debug 🔎 🪲"
Engine Type ⚙️: "SLiMS\SearchEngine\DefaultEngine"
SQL ⚙️: array:2 [ "count" => "select count(distinct b.biblio_id) from biblio as b left join mst_publisher as mp on b.publisher_id=mp.publisher_id left join mst_place as mpl on b.publish_place_id=mpl.place_id where b.opac_hide=0 and (b.biblio_id in(select bt.biblio_id from biblio_topic as bt left join mst_topic as mt on bt.topic_id=mt.topic_id where mt.topic like ?))" "query" => "select b.biblio_id, b.title, b.image, b.isbn_issn, b.publish_year, mp.publisher_name as `publisher`, mpl.place_name as `publish_place`, b.labels, b.input_date, b.edition, b.collation, b.series_title, b.call_number from biblio as b left join mst_publisher as mp on b.publisher_id=mp.publisher_id left join mst_place as mpl on b.publish_place_id=mpl.place_id where b.opac_hide=0 and (b.biblio_id in(select bt.biblio_id from biblio_topic as bt left join mst_topic as mt on bt.topic_id=mt.topic_id where mt.topic like ?)) order by b.last_update desc limit 10 offset 0" ]
Bind Value ⚒️: array:1 [ 0 => "%Pahlawan%" ]
Kedewasaan berpikir suatu bangsa dapat diukur dari sikap terbuka untuk membiearakan kemball secara rasional dan wajar tokoh-tokoh sejarahnya. Pembukaan informasi yang menunjukkan adanya kebutuhan untuk menilai kembali mereka sehingga dapat mencapai persepsi yang lebih matang tentang tokoh-tokoh yang bertanggung jawab. Usaha ini mencerminkan dinamika bangsa itu, yang senantiasa berikhtiar untu…
Kombinasi dua karya besar ini memberikan pembaca wawasan yang luas tentang tema kepahlawanan, cinta, takdir, politik, dan konflik internal. Virgil dengan Aeneid memfokuskan pada nilai-nilai Romawi dan pentingnya memenuhi takdir, sedangkan Voltaire dengan Henriad menawarkan kritik terhadap politik dan masyarakat dengan sentuhan satir. Buku ini sangat berguna bagi siapa saja yang tertarik pada sa…
Tan Malaka (1894-1949) pada tahun 1942 kembali ke Indonesia menggunakan nama samara sesudah 20 tahun mengembara. Pada masa Hindia Belanda, ia bekerja untuk Komintem (organisasi komunis revolusioner internasional) dan sesudah 1927 memimpin Partai Repoeblik Indonesia yang illegal dan antikolonial.rnIa tidak diberi peranan dalam proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia: Soekarno, Hatta, dan Sjahr…
Tan Malaka (1984-1949) pada tahun 1942 kembali ke Indonesia menggunakan nama samaran sesudah dua puluh tahun mengembara. Pada masa Hindia Belanda ia bekerja untuk Komintren (organisasi komunis revolusioner internasional) dan pasca-1927 memimpin Partai Politik Indonesia yang ilegal dan antikolonial.rnIa tidak diberi peranan dalam proklamasi kemerdekaan Indonesia. Sementara itu, tokoh Tan Malaka …
Tan Malaka (1894- 1949) pada tahun 1942 kembali ke Indonesia dengan menggunakan nama samaran sesudah dua puluh tahun mengembara. Ia tinggal di sebuah kampung kecil di Jakarta dan kemudian bekerja sebagai mandor buruh tambang batu bara di bayah, Banten Selatan. Pada masa Hindia Belanda ia bekerja untuk Komintern (organisasi komunis revolusioner internasional) dan pasca 1927 memimpin Partai Repoe…
Tan Malaka sosok penuh misteri dalam kancah kemerdekaan RI baik di masa persiapan maupun perjuangan mempertahankan kemerdekaan dari upaya kembalinya penjajah di Indonesia. Dengan menggunakan nama samaran, ia menulis berbagai artikel dalam surat kabar dan mempertahankan pandanganannya yang tidak kenal kompromi. Kedudukannya di Comintern dan keyakinanannya atas dialektika matrialisme telah meneng…
Thomas Matulessy Kapitang Pattimura adalah seorang Pahlawan Nasional kebanggaan orang Maluku yang berperang melawan Belanda pada tahun 1817 di Saparua. Sejarah perjuangannya telah ditulis didalam literatur penulis Belanda maupun penulis bangsa Indonesia sendiri, namun sampai sekarang masih terjadi polemik tentang asal usul Thomas Matulessy yang berkembang didalam masyarakat Maluku termasuk pula…
Buku ini menyajikan pembahasan mengenai perjuangan, biografi, dan sejarah hidup seorang pahlawan bernama Kolonel TNI Anumerta I. Gusti Ngurah Rai.
Buku ini membahas sejarah perjuangan dan pengabdian Jenderal Soedirman
Sosok Pierre Andries Tendean kerap disebut setiap harinya ; entah sebagai nama jalan, gedung, ataupun simbol militer. Kisah-kisah hidupnya berseliweran di blog dunia maya, baik yang berbasis fakta, maupun kisah-kisah fiksi karangan semata. Sesungguhnya, sosok asli si pemilik nama jarang diungkap lebih detail dalam biografi resmi ataupun literatur sejarah di negeri ini. Saat gugur dalam peristiw…