/home/u612842942/domains/perpustakaan.kemendagri.go.id/public_html/opac/lib/SearchEngine/DefaultEngine.php:610 "Search Engine Debug 🔎 🪲"
Engine Type ⚙️: "SLiMS\SearchEngine\DefaultEngine"
SQL ⚙️: array:2 [ "count" => "select count(distinct b.biblio_id) from biblio as b left join mst_publisher as mp on b.publisher_id=mp.publisher_id left join mst_place as mpl on b.publish_place_id=mpl.place_id where b.opac_hide=0 and (b.biblio_id in(select bt.biblio_id from biblio_topic as bt left join mst_topic as mt on bt.topic_id=mt.topic_id where mt.topic like ?))" "query" => "select b.biblio_id, b.title, b.image, b.isbn_issn, b.publish_year, mp.publisher_name as `publisher`, mpl.place_name as `publish_place`, b.labels, b.input_date, b.edition, b.collation, b.series_title, b.call_number from biblio as b left join mst_publisher as mp on b.publisher_id=mp.publisher_id left join mst_place as mpl on b.publish_place_id=mpl.place_id where b.opac_hide=0 and (b.biblio_id in(select bt.biblio_id from biblio_topic as bt left join mst_topic as mt on bt.topic_id=mt.topic_id where mt.topic like ?)) order by b.last_update desc limit 10 offset 130" ]
Bind Value ⚒️: array:1 [ 0 => "%Indonesia%" ]
Tan Malaka (1894-1949) pada tahun 1942 kembali ke Indonesia menggunakan nama samaran sesudah 20 tahun mengembara. Pada masa Hindia Belanda ia bekerja untuk Komintern (organisasi komunis revolusioner internasional) dan sesudah 1927 memimpin Partai Repoeblik Indonesia yang ilegal dan antikolonial. Ia tidak diberi peranan dalam proklamasi kemerdekaan Indonesia. Sementara itu, tokoh Tan Malaka y…
Buku ini merupakan hasil upaya untuk memenuhi kebutuhan akan keterangan tentang riwayat hidup perwira-perwira tinggi TNI-AD, baik yang masih hidup maupun yang sudah meninggal dunia
Mengisahkan tentang perjuangan Dubes Safzen Noerdin bersama jajaran KBRI Baghdad, dalam menjalankan tugas negara di bawah bayang-bayang ancaman bom, serangan ISIS, stres, kebosanan, kesepian, dan terpisah jauh dari keluarga. Berbagai suka duka dan duka mereka alami, demi membela kepentingan Indonesia di Irak.
Judul asli : A bruxa de Potobello Bagaimana menemukan keberanian untuk senantiasa jujur pada diri sendiri––bahkan pada saat kita tak yakin akan diri kita? Itulah pertanyaan utama dalam karya penulis bestseller Paulo Coelho, Sang Penyihir dari Portobello. Kisahnya tentang perempuan misterius bernama Athena, yang disampaikan oleh banyak orang yang mengenalnya dengan baik––atau nyaris …
Harimau Harimau telah mendapat Hadiah Yayasan Buku Utama sebagai buku penulisan sastra terbaik tahun 1975. Buku ini dapat dibaca sebagai sebuah cerita petualangan di rimba raya oleh sekelompok pengumpul damar yang diburu oleh seekor harimau yang kelaparan. Berhari-hari mereka mencoba menyelamatkan diri mereka dan seorang demi seorang di antara mereka jatuh menjadi korban terkaman harimau. Di t…
Di buku ini, Anderson mengisahkan kehidupannya yang tak menutup diri dari dunia: latar belakang era, keluarga, dan pendidikan yang membuatnya terpapar pada asyiknya belajar bahasa dan pentingnya terjemahan; gagasan dan bacaan yang melandasi karya-karyanya yang berpengaruh panjang pada ilmu-ilmu sosial, politik, dan kebudayaan. Ia uraikan pula pengalaman riset lapangan di Indonesia, Siam, dan Fi…
Selain seorang penyair yang baik, Abdul Wachid B.S. juga seorang penulis esai yang baik. Telaah-telaahnya tentang sastra, khususnya puisi, cukup mendalam dan memberikan ilmu kepada pembacanya. Saat ini ia membahas secara mendalam tentang karya-karya K.H. A. Mustofa Bisri (Gus Mus). Abdul Wachid B.S. dalam buku ini sebenarnya tak cuma membahas kepenyairan Gus Mus, lebih dari itu dia menelusuri s…
Atmosfer kebebasan yang tumbuh pesat di Era Reformasi dewasa ini tak selalu berbuah manis. Banyak yang ternyata menjadi “korban”. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Presiden RI pertama yang dua kali terpilih secara demokratis, mungkin yang paling terkena dampak pahit dari ekspresi kebebasan yang membara itu. Bagi SBY, sepertinya tiada hari tanpa kritik, pemberitaan negatif, bahkan fitna…
1945: Begitu kemerdekaan Indonesia diproklamirkan, revolusi rakyat pecah di Brebes, Tegal, dan Pemalang. Digerakkan oleh seorang tukang cukur yang juga jawara lokal (lenggaong) bernama Kutil, rakyat bergerak melucuti kekuasaan feodal-kolonial dari para birokrat lama dengan akibat yang sungguh berdarah-darah. 1998: Gejolak ketidakpuasan terhadap Orde Baru sudah tak terbendung. Hasan Sukardi, …
Buku ini bermaksud mendokumentasikan dan merekam berbagai kesaksian yang pernah dipublikasikan oleh berbagai media massa mengenai tragedi 30 September 1965. Bukan hanya kesaksian dari para pelaku, melainkan juga dari keluarga para korban, maupun mereka yang "dikorbankan". Kesaksian-kesaksian yang dikumpulkan dari berbagai sudut pandang ini dapat menjadi bahan rujukan untuk menentukan fakta seja…