/home/u612842942/domains/perpustakaan.kemendagri.go.id/public_html/opac/lib/SearchEngine/DefaultEngine.php:610 "Search Engine Debug 🔎 🪲"
Engine Type ⚙️: "SLiMS\SearchEngine\DefaultEngine"
SQL ⚙️: array:2 [ "count" => "select count(distinct b.biblio_id) from biblio as b left join mst_publisher as mp on b.publisher_id=mp.publisher_id left join mst_place as mpl on b.publish_place_id=mpl.place_id where b.opac_hide=0" "query" => "select b.biblio_id, b.title, b.image, b.isbn_issn, b.publish_year, mp.publisher_name as `publisher`, mpl.place_name as `publish_place`, b.labels, b.input_date, b.edition, b.collation, b.series_title, b.call_number from biblio as b left join mst_publisher as mp on b.publisher_id=mp.publisher_id left join mst_place as mpl on b.publish_place_id=mpl.place_id where b.opac_hide=0 order by b.last_update desc limit 10 offset 1830" ]
Bind Value ⚒️: []
Buku ini merupakan satu ikhtiar untuk tidak saja mengungkapkan persoalan apa saja yang pernah menjadi bahan kerisauan Jakob Oetama sebagai pemimpin harian nasional terkemuka, dan juga sebagai pemerhati serius masalah sosial-kemasyarakatan, tetapi juga pandangan-pandangan yang ia usulkan sebagai perangsang dalam membuka cakrawala pemikiran.Kumpulan ini tentu saja baru merupakan sebagian kecil, k…
Sebagai bagian dari anak bangsa, Laksamana Sukardi terpanggil untuk mengungkap bagaimana dinamika kehidupannya hingga memutuskan terjun dalam gelombang perjuangan mahaberat demi tegaknya paham demokrasi di Indonesia. Ia mengumpulkan catatan pribadinya sejak sekitar tiga dasawarsa silam. Kala itu, Laks muda memutuskan menanggalkan jabatan sebagai seorang eksekutif profesional bidang perbankan un…
Buku ini menyajikan analisis kritis terhadap pelaksanaan Pemilu 2004 di Indonesia dan konsep good governance yang menjadi latar belakangnya. Penulisnya mengeksplorasi berbagai aspek penting dalam proses demokratisasi di Indonesia pada saat itu, termasuk tantangan, keberhasilan, dan kelemahan yang ditemui dalam penyelenggaraan pemilihan umum. Melalui pendekatan yang kritis, buku ini mempertanyak…
Buku ini adalah potret penggunaan media sosial sebagai alat partisipasi politik dan kampanye di Indonesia, merupakan pengembangan dari hasil riset doktoral ilmu politik penulis di Universitas Indonesia.
Buku ini berisi mengenai anatomi konflik yang menyebabkan manajemen konflik gagal dalam membereskannya. Apapun jenis konfliknya, selama belum diketehaui akar persoalannya maka akan sulit untuk menyelesaikan konflik tersebut. Buku ini hadir guna menyediakan perspektif baru dalam melihat konstelasi politik dan konflik di tanah air.
Dari 1945 sampai awal 1998 Jakarta pada dasarnya adalah manifestasi dari visi dan ideology Sukarno dan Suharto. Sukarno menjadikan Jakarta sebagai semacam sebuah deklarasi tentang dekolonisasi dari sebuah negara-bangsa baru yang pantas dihormati dalam percaturan dunia. Tapi ke dalam ia juga ingin Jakarta menjadi symbol dari perjuangan dan persatuan nasional merebut kemerdekaanSukarno tidak ingi…
Buku ini berisikan pembahasan tentang penguatan sistem pemerintahan dan peradilan
Lazimnya sebuah bangsa, dinamika dan perubahan pada pemerintahan dan dunia politik selalu terjadi sejak bangsa ini baru dilahirkan dan akan terus berlangsung hingga kapan pun. Perubahan dan berbagai faktor yang mengitarinya, secara langsung maupun tidak, memberikan kontribusi kepada wajah politik saat ini dan yang akan datang. Maka, buku ini berupaya merangkai dan membingkai keping demi keping …
Ilmu negara pada awalnya dikembangkan oleh Georg Jellinek di Jerman pada abad ke dua puluh. Ilmu ini menghubungkan antara pemahaman akan kekuasaan atau politik dengan hukum. Ilmu yang menjadi bagianya yaitu geopolitik. Pembelajaran geopolitik memungkinkan kita untuk memahami situasi yang terjadi terkait hubungan antara aktivitas negara dan masyarakat luas. Dalam buku ini dibahas pengertian dasa…
Buku ini membahas politik luar negeri Indonesian zaman Soeharto, tidak membahas periode setelah Soeharto tidak berkuasa. Meskipun demikian, karena Soeharto telah berkuasa selama 32 tahun, politik luar negerinya telah meninggalkan jejak yang cukup mendalam. Sudah barang tentu politik luar negeri pasca-Soeharto tidak sama dengan zaman Orde Baru, di mana sistem politik Indonesia merupakan otoritar…