/home/u612842942/domains/perpustakaan.kemendagri.go.id/public_html/opac/lib/SearchEngine/DefaultEngine.php:610 "Search Engine Debug 🔎 🪲"
Engine Type ⚙️: "SLiMS\SearchEngine\DefaultEngine"
SQL ⚙️: array:2 [ "count" => "select count(distinct b.biblio_id) from biblio as b left join mst_publisher as mp on b.publisher_id=mp.publisher_id left join mst_place as mpl on b.publish_place_id=mpl.place_id where b.opac_hide=0 and (b.biblio_id in(select bt.biblio_id from biblio_topic as bt left join mst_topic as mt on bt.topic_id=mt.topic_id where mt.topic like ?))" "query" => "select b.biblio_id, b.title, b.image, b.isbn_issn, b.publish_year, mp.publisher_name as `publisher`, mpl.place_name as `publish_place`, b.labels, b.input_date, b.edition, b.collation, b.series_title, b.call_number from biblio as b left join mst_publisher as mp on b.publisher_id=mp.publisher_id left join mst_place as mpl on b.publish_place_id=mpl.place_id where b.opac_hide=0 and (b.biblio_id in(select bt.biblio_id from biblio_topic as bt left join mst_topic as mt on bt.topic_id=mt.topic_id where mt.topic like ?)) order by b.last_update desc limit 10 offset 10" ]
Bind Value ⚒️: array:1 [ 0 => "%nasionalis%" ]
Pidato kebudayaan Mochtar Lubis (1977) di Taman Ismail Marzuki (TIM) diterbitkan menjadi buku berjudul Manusia Indonesia. Karena gaya dan sikapnya yang lugas dalam mengupas terutama sifat-sifat negatif orang Indonesia, buku ini menimbulkan pendapat pro dan kontra, selain membangkitkan pemikiran kritis tentang manusia Indonesia.
Dalam berbagai wacana selalu terungkap bahwa telah menjadi kesepakatan bangsa adanya empat pilar penyangga kehidupan berbangsa dan bernegara bagi negara-bangsa Indonesia. Bahkan beberapa partai politik dan organisasi kemasyarakatan telah bersepakat dan bertekad untuk berpegang teguh serta mempertahankan empat pilar kehidupan bangsa tersebut. Empat pilar dimaksud dimanfaatkan sebagai landasan pe…
Belakang ini, aneka paham radikal berbasis agama bermunculan dan mengusik ketenangan kehidupan bersama. Sebenarnya mayoritas anak bangsa ini tetap memegang teguh Pancasila sebagai rumah bersama. Mereka yang mendalami ilmu agama di pesantren-pesantren menjadi pilar tetap tegaknya Pancasila di Bumi Pertiwi. “Kaum sarungan” ini tekun dan setia mendalami keislaman dan memegang teguh jiwa nasion…
Dinamika politik global kontemporer membuka cakrawala dan pemahaman bagi pengkaji Hubungan Internasional bahwa kini politik internasional telah bertransformasi. Transformasi tersebut membawa kajian Hubungan Internasional semakin berwarna dengan kehadiran aktor non-negara yang turut memainkan peran penting dalam memengaruhi sistem internasional dan konstelasi politik global. Merespons dinamika t…
Nasionalisme dan Egalitarianisme di Indonesia, 1908–1980 merupakan suatu telaah politik dengan pendekatan diskursif-historis dalam bidang-bidang ideologi, ekonomi, kebudayaan, dan pandangan dunia (world views) dengan penghormatan pada disiplin sejarah. Dari Bab I hingga Bab XII, raison d’etre penulisannya bertolak dari apa yang diutarakan secara menggugah oleh Soedjatmoko: “Kesadaran seja…
"Nationalism and Culture" adalah sebuah buku yang ditulis oleh Rudolf Rocker dan diterbitkan pada tahun 1937. Buku ini membahas tentang konsep nasionalisme dan budaya, serta bagaimana keduanya saling terkait dan mempengaruhi satu sama lain. Dalam buku ini, Rocker mengeksplorasi sejarah dan pengaruh nasionalisme dalam berbagai konteks budaya, termasuk seni, sastra, musik, dan arsitektur. Ia j…
Untuk memahami keseluruhan isi buku ini, perlu dianalogikan sebagai berikut: “setiap buah timbul dari pohonnya, sedangkan pohon selalu ditopang oleh akar akarnya di dalam tanah. Di mana buah, pohon, dan akar menjadi satu kesatuan dengan tanah sebagai medium untuk tumbuh dan berkembang. Kemudian buah tersebut melahirkan bibit baru dengan bijinya sebagai kesinambungan siklus. Jadi bagian pertam…
Siapakah tokoh-tokoh intelektual Tionghoa Indonesia yang paling berpengaruh dalam sejarah Indonesia? Peneliti sejarah Tionghoa terkemuka Leo Suryadinata telah memilih delapan tokoh Tionghoa yang paling historis dalam bidang hukum, jurnalistik, sastra dan keagamaan yang besar artikulasinya dalam menyuarakan nasionalisme Indonesia.
Buku ini berisi tulisan-tulisan yang berasal dari sebuah seminar tentang B.W. Lapian (1892-1977), seorang Minahasa yang mencuat sebagai tokoh nasional “tiga zaman”. Di sini tidak saja diurai biografinya secara kronologis- bagaimana ia yang akrab disapa “Bena” dari warga bangsa Minahasa menjadi warga bangsa Indonesia-tetapi juga kiprahnya di dunia jurnalistik yang menjadi titik awal mene…
Sejak diterbitkan pada 1952 buku ini segera dikenali oleh pembaca sebagai karya akademik dan perintis sejarah revolusi. Ia meneliti semua laporan Belanda yang diterbitkan serta sumber-sumber yang mengesankan dan istimewa. Dalam proses ini ia melakukan banyak wawancara dengan sejumlah tokoh politik terkemuka. Lima belas bab yang tidak diragukan lagi. Uraian penting dan kompreherensif yang member…