/home/u612842942/domains/perpustakaan.kemendagri.go.id/public_html/opac/lib/SearchEngine/DefaultEngine.php:610 "Search Engine Debug 🔎 🪲"
Engine Type ⚙️: "SLiMS\SearchEngine\DefaultEngine"
SQL ⚙️: array:2 [ "count" => "select count(distinct b.biblio_id) from biblio as b left join mst_publisher as mp on b.publisher_id=mp.publisher_id left join mst_place as mpl on b.publish_place_id=mpl.place_id where b.opac_hide=0 and (b.biblio_id in(select bt.biblio_id from biblio_topic as bt left join mst_topic as mt on bt.topic_id=mt.topic_id where mt.topic like ?))" "query" => "select b.biblio_id, b.title, b.image, b.isbn_issn, b.publish_year, mp.publisher_name as `publisher`, mpl.place_name as `publish_place`, b.labels, b.input_date, b.edition, b.collation, b.series_title, b.call_number from biblio as b left join mst_publisher as mp on b.publisher_id=mp.publisher_id left join mst_place as mpl on b.publish_place_id=mpl.place_id where b.opac_hide=0 and (b.biblio_id in(select bt.biblio_id from biblio_topic as bt left join mst_topic as mt on bt.topic_id=mt.topic_id where mt.topic like ?)) order by b.last_update desc limit 10 offset 6180" ]
Bind Value ⚒️: array:1 [ 0 => "%%" ]
Buku ini berisi mnegenai era peradaban manusia di dunia ini terjadi melalui 3 (tiga) era, yakni era pertanian, era industri, dan era informasi. Pembahasan komunikasi peradaban dalam buku ini, tidak hanya terkait dengan era informasi, tetapi memberikan warna tersendiri untuk melihat peradaban dari perspektif komunikasi.
Dalam buku ini dipaparkan ttg citra politik, karakteristik politik, dan komunikasi politik, serta tujuan pencitraan yang meliputi pembentukan dukungan opini publik, mendorong partisipasi politik
Sejarah komunisme di Indonesia seolah ditakdirkan untuk konsisten dengan tragedi. Pada tiga periode berbeda, Partai Komunis Indonesia (PKI)telah mengemuka dari sekadar partai pinggiran yang tidak mencolok berubah menjadi partai terdepan dan menonjol dengan kecepatan menakjubkan. Dalam buku ini, Profesor Mortimer menganalisis berbagai ide,program,dan kebijakan PKI selama demokrasi terpimpin, dan…
Konferensi Asia Afrika tidak asing ditelinga publik. Pada 18-24 April 1955, KAA berlangsung di Bandung dihadiri delegasi dari 29 negara Asia dan Afrika untuk perhelatan Konferensi Asia-Afrika (KAA). Tujuan utamanya adalah agar lebih mengakomodasi persoalan-persoalan Asia-Afrika, baik di bidang ekonomi, politik, hingga sosial. KAA adalah kulminasi dari banyak aspirasi: solidaritas Asia-Afrika, d…
Bangsa-bangsa di Asia Tenggara telah ditakdirkan sebagai plural-societies, yaitu bangsa pluralistic yang terdiri atas beragam suku bangsa/etnis, ras, budaya, agama, dan adat-istiadat. Di satu sisi, pluralitas ini merupakan kekayaan, tapi disisi lain, dapat pula menjadi suatu ancaman yang tidak jarang menimbulkan konflik social yang dapat mengancam itegrasi social. Tiap negara Asia Tenggara memi…
Orang Rohingya dikenal sebagai etnis minoritas paling teraniaya di dunia. Satu gambaran umum tentang Rohingya ialah mereka adalah muslim yang tinggal sepanjang dan dekat dengan perbatasan Negara Bagian Rakhine Myanmar dan Divisi Chittagong Bangladesh. Hubungan mereka dengan Arakan Buddhis, yang juga tinggal di wilayah tersebut, mulai memburuk pasca perang dunia kedua. Memanasnya hubungan dua et…
Perubahan sentimen antirezim Orde Baru ke sentimen anti-Cina berhasil melahirkan kekerasan di Surakarta. Hal ini terjadi karena diiringi penarikan perlindungan dari aparat keamanan. Di sisi lain, Yogyakarta merespon sentimen itu dengan metode nir-kekerasan dan pelibatan berbagai kalangan dalam pengelolaan konflik serta koordinasi yang lebih lancar. Di kasus lain, Ambon mengalami ambruknya kehid…
Wilayah Timur Tengah hingga sekarang merupakan kawasan yang tidak pernah surut dari berbagai jenis konflik, dengan faktor penyebab dan pemicu yang beragam. Konsekuensinya, wilayah ini menjadi pembuat, sekaligus penyebar, instabilitas ke berbagai penjuru dunia. Konflik-konflik di sana, yang diwarnai pertentangan antara kelompok-kelompok agama, etnik dan juga perebutan sumber daya alam dan pengua…
Buku ini berusaha memberikan gambaran lebih terkait hermeneutika al-Qur'an. Dan, bahwasanya teks bukanlah satu-satunya medium yang memiliki otoritas untuk memperoleh kebenaran. rnAl-Qur’an bisa didekati dari dua sisi: teologis dan linguistik. Secara teologis, Al-Qur’an adalah kalam Tuhan yang bersifat absolut, yang kebenarannya tak terbantahkan dalam setiap ruang dan waktu. Sedangkan secara…