/home/u612842942/domains/perpustakaan.kemendagri.go.id/public_html/opac/lib/SearchEngine/DefaultEngine.php:610 "Search Engine Debug 🔎 🪲"
Engine Type ⚙️: "SLiMS\SearchEngine\DefaultEngine"
SQL ⚙️: array:2 [ "count" => "select count(distinct b.biblio_id) from biblio as b left join mst_publisher as mp on b.publisher_id=mp.publisher_id left join mst_place as mpl on b.publish_place_id=mpl.place_id where b.opac_hide=0 and (b.biblio_id in(select ba.biblio_id from biblio_author as ba left join mst_author as ma on ba.author_id=ma.author_id where ma.author_name like ?))" "query" => "select b.biblio_id, b.title, b.image, b.isbn_issn, b.publish_year, mp.publisher_name as `publisher`, mpl.place_name as `publish_place`, b.labels, b.input_date, b.edition, b.collation, b.series_title, b.call_number from biblio as b left join mst_publisher as mp on b.publisher_id=mp.publisher_id left join mst_place as mpl on b.publish_place_id=mpl.place_id where b.opac_hide=0 and (b.biblio_id in(select ba.biblio_id from biblio_author as ba left join mst_author as ma on ba.author_id=ma.author_id where ma.author_name like ?)) order by b.last_update desc limit 10 offset 0" ]
Bind Value ⚒️: array:1 [ 0 => "%Aksin Wijaya%" ]
Zaman pascakebenaran telah men-downgrade informasi dan pengetahuan (keagamaan) sedemikian rupa. Tren ideologisasi politik dan perkembangan teknologi informasi yang kian menguat dan bersifat disruptif telah menumpulkan nalar kritis keagamaan kita. Dalam situasi seperti inilah, media baru melakukan objektivikasi agama untuk berbagai kepentingan: politik, ekonomi, dan lainnya yang bernilai profan,…
Belakangan ini, umat Islam Indonesia sedang diuji oleh Tuhan. Tragedi demi tragedi kekerasan atas nama agama terjadi di mana-mana. Baik kekerasan fisik, wacana, maupun simbolik, hingga membuat hati siapa saja terenyuh. Dan, sangat disayangkan, pelakunya adalah ormas-ormas Islam sendiri. Yang pada umumnya bercorak radikal dan ekstremis. Mereka berpikir eksklusif, memaksakan kehendak, seolah hany…
Buku ini membahas secara mendetail perkembangan dan pergeseran revolusioner epistemologi Islam dari sejak zaman klasik hingga kontemporer, diantaranya, epistemologi peripatetik-emanasionis Al-Kindi, Al-Farabi, dan Ibnu Sina; keraguan sufistik Imam al-Ghazali; peripatetik-teleologis Ibnu Rusyd; iluminasi Sahrawardi; transendental Mulla Shadra; iluminasi empiris Mehdi Ha'iri Yazdi; pribuminisasi …
Dalam kajiannya, penulis ingin memaparkan bahwa RASIONALITAS dan Objektivitas Ibnu Rusyd sebagai filsuf ternyata hanya ada atau berlaku pada kajian dan pemikiran filsafatnya, tidak pada bidang kajian keislaman yang lain, seperti tafsir. Sebab, dalam disiplin keilmuan Islam yang satu ini, pemikiran Ibnu Rusyd sangat literalis dan bahkan bias ideologis.