Perpustakaan Amir Machmud

Kementerian Dalam Negeri

  • Home
  • Information
  • News
  • Help
  • Librarian
  • Member Area
  • Select Language :
    Arabic Bengali Brazilian Portuguese English Espanol German Indonesian Japanese Malay Persian Russian Thai Turkish Urdu

Search by :

ALL Author Subject ISBN/ISSN Advanced Search

Last search:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Dpr Offside: otokritik Parlemen Indonesia
Bookmark Share

Text

Dpr Offside: otokritik Parlemen Indonesia

Desmond J. Mahesa - Personal Name;

Reformasi menjadi tonggak sejarah bagi pengukuhan kekuatan lembaga representasi rakyat dalam tatanan pemerintahan. Hancurnya rezim orde baru membawa pergeseran otoritas kekuasaan eksekutif kepada kekuasaan legislatif (Asshiddiqie, 2008). Hal ini dikukuhkan dengan amandemen UUD 1945, khususnya dalam sejumlah ketentuan yang mengatur tentang pelaksanaan fungsi lembaga kepresidenan. Peran DPR semakin menguat, tidak hanya dalam menjalankan fungsinya di bidang legislasi, tetapi juga meliputi fungsi anggaran dan juga fungsi pengawasan yang melekat secara institusional. Akibatnya, hampir seluruh eksekusi kegiatan pemerintahan yang menjadi tugas dan kewenangan presiden berada dibawah ‘pengampuan’. Artinya, pelaksanaan fungsi presiden dalam pemerintahan diharuskan berkonsultasi, meminta pertimbangan dan atau mendapat persetujuan dari DPR. Dalam khasanah keilmuwan, keadaaan ini bahkan di claim sebagai pemerintahan semi-parlementer atau sering disebut dengan istilah quasy presidensil (Asshiddiqie, 2008). Catatan sejarah yang selama ini meletakkan DPR sebagai legalisator kebijakan presiden mulai memasuki baris baru. Terminologi legislative-heavy pun menjadi populer dalam diskursus politik dan pemerintahan. rn rnPrinsipnya, penguatan suatu lembaga harus diiringi dengan peningkatan output yang konstruktif dalam mendukung pembangunan pemerintahan. Akan tetapi, hal tersebut tidak ditemukan dalam konteks penguatan DPR sebagai lembaga representasi rakyat di parlemen. Penguatan kewenangan ini justru berbanding terbalik dengan performa yang ditampilkan DPR. DPR dinilai masih mengutamakan kepentingan partainya ketimbang memperjuangkan nasib rakyat yang merupakan konstituennya (Romli, 2010). Distorsi pelaksanaan kewenangan DPR menjadi temuan penting yang berpengaruh pada tidak optimalnya capaian kerja DPR. Di bidang legislasi, DPR tidak mampu mencapai target yang ditetapkan oleh prolegnas (Nursyamsi, 2012). Selain itu, produk legislasi DPR secara kualitas diragukan konstitusionalitasnya sehingga tidak jarang dibatalkan atau diganti nomenklaturnya oleh Mahkamah Konstitusi.


Availability
#
Perpustakaan Amir Machmud (300) 321.8 DES d
SJN00002814
Available
Detail Information
Series Title
-
Call Number
321.8 DES d
Publisher
Jakarta : ., 2013
Collation
xiv, 307 hlm. ; ilus. ; 23 cm
Language
Indonesia
ISBN/ISSN
978-602-7936-04-1
Classification
321.8
Content Type
-
Media Type
-
Carrier Type
-
Edition
Cet. 1
Subject(s)
Politik
Specific Detail Info
-
Statement of Responsibility
Desmond J. Mahesa
Other version/related

No other version available

File Attachment
No Data
Comments

You must be logged in to post a comment

Perpustakaan Amir Machmud
  • Information
  • Librarian
  • Admin
  • Penghitung Pengunjung

About Us

Perpustakaan Amir Machmud (NPP. 3171014A0000008) merupakan perpustakaan khusus. Perpustakaan Amir Machmud memiliki slogan “Suluh Bacaan Politik dan Pemerintahan”.

Filosofi slogan tersebut bermakna perpustakaan Amir Machmud dapat menjadi penerang bagi pemustaka dalam mencari sumber informasi sekaligus referensi terkait politik pemerintahan.

Jam Pelayanan

  • Senin-Jum'at 07.30-16.30
  • Sabtu-Minggu Libur

Ikuti di Instagram Tonton di YouTube

© 2026 — Perpustakaan Amir Machmud Kemendagri

Powered by Kementerian Dalam Negeri
Select the topic you are interested in
  • Computer Science, Information & General Works
  • Philosophy & Psychology
  • Religion
  • Social Sciences
  • Language
  • Pure Science
  • Applied Sciences
  • Art & Recreation
  • Literature
  • History & Geography
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Advanced Search
Where do you want to share?